SERANG — Program Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 2 Kota Serang dirangkai dengan upacara bendera yang menjadikan Wakapolda Banten sebagai inspektur upacara. Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Serang Dr. H. Maksudi Zain Mutakin, para guru, Dirreskrimsus Polda Banten, Dirsamapta Polda Banten, serta pejabat utama Polresta Serang Kota hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan sekolah ditekankan bukan semata soal penjagaan keamanan. Polri memposisikan diri sebagai sahabat pelajar melalui edukasi, pembinaan, dan upaya pencegahan agar siswa terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Daftar Perilaku yang Diminta Dijauhi Pelajar
Dalam amanatnya, Wakapolda Banten menyebut sejumlah kegiatan negatif yang dinilai dapat menghambat masa depan siswa. Ia meminta para pelajar menjauhi penyalahgunaan narkoba, tawuran, balap liar, judi online, perundungan atau bullying, hingga penyalahgunaan teknologi yang mengarah pada pornografi.
Para siswa juga diingatkan agar bijak memanfaatkan teknologi digital. Wakapolda meminta mereka mencari informasi dan kegiatan positif, meningkatkan kemampuan diri, serta tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks yang menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Etika dan Adab Jadi Pesan Utama di Hadapan Siswa
Zain menegaskan kedisiplinan sebagai salah satu kunci keberhasilan. Menurutnya, pelajar perlu mulai menentukan tujuan hidup dan merencanakan cita-cita sesuai potensi, kemampuan, serta keterampilan yang dimiliki.
"Setinggi apa pun ilmu yang kalian miliki, jangan pernah melupakan etika, adab, dan sopan santun. Hormati orang tua yang telah berjuang demi masa depan kalian, serta hargai para guru yang setiap hari dengan sabar membimbing dan memberikan ilmu pengetahuan," pesannya.
Ia juga meminta siswa menghormati orang tua yang telah berjuang membesarkan dan memberikan pendidikan, serta menghargai guru yang membimbing mereka dalam menuntut ilmu.
Polri Sebut Kehadiran di Sekolah Bagian dari Kepedulian pada Generasi Muda
Wakapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang memberi kesempatan kepada Polri menjalankan program tersebut. Ia berharap kegiatan itu memotivasi siswa tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi dan mampu mewujudkan cita-citanya.
"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini. Kami berharap adik-adik semua dapat menjadi generasi penerus bangsa yang gemilang, memiliki masa depan yang cerah, serta mampu meraih cita-cita yang diimpikan," ujar Wakapolda Banten.
Ia menegaskan kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Polri, khususnya Polda Banten, disebut hadir sebagai sahabat dan peduli terhadap masa depan pelajar.
"Polri, khususnya Polda Banten, hadir sebagai sahabat dan peduli terhadap masa depan adik-adik semua. Kami ingin para pelajar dapat fokus belajar, mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, serta tidak terjerumus dalam kegiatan negatif yang dapat merusak masa depan," tegasnya.
Ajakan Menyongsong Indonesia Emas 2045
Program Polisi Peduli Pendidikan diharapkan memperkuat sinergi antara Polri, pihak sekolah, guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi proses belajar mengajar.
Wakapolda Banten menutup amanatnya dengan ajakan menyiapkan diri menjadi generasi unggul, berkarakter, disiplin, dan berprestasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Jadilah generasi emas yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa. Masa depan negara ini berada di tangan adik-adik semua. Persiapkan diri sejak sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga perilaku, serta terus berprestasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," tutupnya.
Kegiatan di SMKN 2 Kota Serang menjadi wujud komitmen Polda Banten bersama Polresta Serang Kota dalam menjaga Kamtibmas sekaligus membangun kesadaran pelajar agar menjadi generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.