Pencarian

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Warga Desa Wisata Jadi Barista Selama 8 Hari

Rabu, 14 Oktober 2026 • 16:16:01 WIB
Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Warga Desa Wisata Jadi Barista Selama 8 Hari
Peserta pelatihan barista mengikuti praktik penyajian kopi di salah satu kafe di Kabupaten Serang.

SERANG — Pelatihan dibuka Sekretaris Disnakertrans Khairil Anwar dan dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Kabid PPTK) Muhammad Furqon, serta perwakilan OPD terkait. Peserta berasal dari seluruh desa wisata yang ada di Kabupaten Serang.

Furqon menyebut pelatihan sengaja mengambil tema desa wisata agar ilmunya langsung terpakai di kampung masing-masing. "Untuk pelatihan hari ini memang secara tematik untuk desa wisata. Jadi harapannya, nanti peserta pelatihan ini bisa mengembangkan wisata di masing-masing desanya," kata Furqon.

Materi 80 Jam: dari Biji Kopi sampai Penyajian

Setiap peserta menempuh 10 jam pelajaran per hari selama 8 hari. Totalnya 80 jam materi kebaristaan yang diberikan secara menyeluruh.

"Secara keseluruhan semua ilmu diberikan, semua materi pasti diberikan selama 80 jam bagi para peserta," ujar Furqon.

Materi mencakup pengenalan biji kopi, cara pembuatan kopi, hingga teknik penyajian. Pemilihan lokasi di kafe dan resto memungkinkan peserta praktik langsung, bukan sekadar teori di ruang kelas.

"Jadi bagaimana dari mulai pengenalan biji kopi, terus juga cara pembuatan kopi, sampai dengan nanti penyajiannya. Makanya kita ambil tempat di salah satu cafe, biar nanti bisa praktek langsung dari hasil pelatihan itu," jelasnya.

Dorongan agar Lulusan Kembali Bangun Desa Wisata

Tujuan pelatihan ini membekali pengelola dan warga desa wisata dengan keterampilan baru. Furqon berharap peserta naik kelas secara kompetensi dan menambah wawasan di bidang kebaristaan.

Abdul Basit menilai pelatihan ini bagian dari pengembangan kewilayahan. Menurutnya, kemampuan meracik kopi bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi desa wisata di Kabupaten Serang.

"Harapannya kemudian bagi pengelola atau masyarakat desa wisata yang dilatih hari ini kembali ke daerahnya mampu mengembangkan ilmunya. Tentunya ini akan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Serang. Bahwa, Kabupaten Serang terkenal pada akhirnya menjadi daerah racikan kopi yang mendunia," tutur Abdul Basit.

16 Peserta dari Seluruh Desa Wisata Kabupaten Serang

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 16 orang. Mereka mewakili desa-desa wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Serang.

Disnakertrans menargetkan hasil pelatihan bisa langsung diterapkan peserta di desanya. Dengan begitu, keterampilan barista tidak berhenti di sertifikat, tetapi menjadi usaha atau layanan baru di destinasi wisata setempat.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haluanbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks