Pencarian

Basarnas Banten Kerahkan Tim Rescue Evakuasi Pekerja Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur 15 Meter di Lebak

Senin, 12 Oktober 2026 • 10:53:02 WIB
Basarnas Banten Kerahkan Tim Rescue Evakuasi Pekerja Tertimbun Longsor Saat Gali Sumur 15 Meter di Lebak
Tim Rescue USS Lebak Basarnas Banten bergerak menuju lokasi longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak.

Basarnas Banten mengerahkan tim Rescue USS Lebak untuk mengevakuasi Deni, warga Desa Cipendeuy, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, yang tertimbun material tanah longsor saat menggali sumur sedalam 15 meter. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika dinding sumur tiba-tiba runtuh menimpa korban. Hingga operasi berlangsung, korban belum berhasil dievakuasi dan tim SAR gabungan masih melakukan upaya penanganan di lokasi.

LEBAK — Kepala Basarnas Banten Al Amrad menyatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut. Tim Rescue USS Lebak dikerahkan menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan upaya pencarian serta pertolongan.

Lokasi kejadian berada di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak. Korban diketahui bernama Deni, warga desa setempat.

Kronologi: Dinding Sumur Runtuh Saat Penggalian Berlangsung

Penggalian sumur dilakukan korban dengan kedalaman sekitar 15 meter. Saat bekerja di dalam sumur, material tanah dari dinding tiba-tiba runtuh dan menimbun korban.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB. Laporan diterima Basarnas Banten, yang langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.

Prioritas Keselamatan Personel dalam Operasi SAR

Al Amrad menegaskan prioritas evakuasi mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat. Operasi dijalankan sesuai prosedur dengan upaya maksimal untuk mengevakuasi korban.

"Kami bergerak cepat untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan dengan mengerahkan tim Rescue USS Lebak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan," kata Al Amrad.

"Operasi SAR terus dilaksanakan sesuai prosedur dengan mengedepankan keselamatan personel serta upaya maksimal untuk mengevakuasi korban," ujarnya.

Imbauan: Waspadai Risiko Penggalian Sumur di Tanah Tidak Stabil

Basarnas Banten mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan. Penggalian sumur disebut memiliki risiko tinggi akibat kondisi tanah yang tidak stabil dan potensi runtuhnya dinding sumur.

Hingga informasi ini disusun, korban masih belum berhasil dievakuasi. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya penanganan di lokasi kejadian.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks