BANTEN — PT Pegadaian (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia soal bantuan pengamanan sekaligus pemanfaatan produk dan layanan perusahaan. Penandatanganan berlangsung di Hotel Shangri-La Surabaya pada 16-17 September 2026. Kolaborasi ini menyasar dua sisi sekaligus: menjaga keamanan operasional Pegadaian dan memperluas akses layanan keuangan bagi keluarga besar Polri.
Cakupan Pengamanan yang Disepakati
Bantuan pengamanan dalam perjanjian ini tidak hanya bersifat responsif ketika terjadi gangguan. Kesepakatan mencakup upaya preventif, deteksi dini, pembinaan sistem pengamanan, koordinasi lapangan, hingga respons cepat bila dibutuhkan.
SEVP General Affairs PT Pegadaian (Persero), Zulfan Adam, menyebut aspek preventif lewat pengawalan dan monitoring aktivitas bisnis menjadi bagian yang ingin diperkuat lewat kerja sama ini.
"Tentunya kita ingin agar di Pegadaian dapat tercipta suasana yang aman dan nyaman. Bagi kami menjaga kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama," ujar Zulfan.
Polri sebagai Mitra Strategis di Jawa Timur
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menempatkan Polri sebagai mitra strategis perusahaan. Kerja sama ini, katanya, tidak berhenti pada aspek pengamanan saja.
Pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian turut masuk dalam perjanjian, dengan harapan memberi manfaat bagi keluarga besar Polri. Layanan yang ditawarkan mencakup ekosistem emas, pembiayaan, hingga layanan keuangan lain sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Ahmad meminta seluruh jajaran Pegadaian di Jawa Timur menindaklanjuti kerja sama ini secara aktif bersama kepolisian di wilayah masing-masing.
"Kami mengajak seluruh jajaran Pegadaian di Jawa Timur untuk menindaklanjuti kerja sama ini secara aktif bersama jajaran Kepolisian di wilayah masing-masing. Sebuah kerja sama akan kuat karena manfaat nyata yang dirasakan di lapangan," ujarnya.
Komitmen Koordinasi dan Perluasan Layanan
Kedua institusi menyepakati penguatan komunikasi dan koordinasi untuk menciptakan operasional yang aman dan tertib. Perluasan pemanfaatan produk serta layanan Pegadaian bagi masyarakat juga menjadi bagian dari komitmen tersebut.
Bagi Pegadaian, keamanan operasional berkaitan langsung dengan kepercayaan nasabah yang menjadi fondasi bisnis gadai dan pembiayaan. Sementara dari sisi Polri, kerja sama ini membuka akses layanan keuangan bagi anggotanya dan keluarga.
Penutup: Penandatanganan di Surabaya menegaskan posisi Pegadaian sebagai BUMN sektor jasa keuangan yang menggandeng aparat keamanan untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus memperluas basis pengguna layanan. Tindak lanjut di tingkat wilayah akan menentukan apakah sinergi ini benar-benar terasa di lapangan.