Aktivitas ekonomi masyarakat di pesisir Labuan-Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, tetap berjalan normal meski Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meningkatkan aktivitas erupsinya. Para pedagang di Pasar Labuan dan Pantai Carita mengaku tetap berjualan seperti biasa, meski suara dentuman sempat terdengar sejak Sabtu (5/9/2026) hingga Minggu (6/9/2026).
PANDEGLANG — Peningkatan status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III atau Siaga tidak menyurutkan denyut ekonomi warga pesisir Pandeglang. Pasar Labuan yang berjarak sekitar 40 kilometer dari kawasan gunung masih dipadati aktivitas jual beli, Senin.
May (50), pedagang sayur di Pasar Labuan, mengaku tetap membuka lapaknya seperti hari-hari biasa. Ia menyebut desakan kebutuhan ekonomi menjadi alasan utama para pedagang tidak bisa berhenti beraktivitas.
"Kami sampai sekarang relatif normal berjualan bersama pedagang lain, seperti toko perhiasan, pakaian, kain, kelontong, sembako, ikan basah, walau ada imbauan dari camat maupun bupati," kata May.
Pedagang Carita Sudah Terbiasa dengan Erupsi
Kondisi serupa terjadi di pesisir Pantai Carita. Memed, seorang pedagang sembako, menyebut dirinya sudah terbiasa menghadapi peningkatan aktivitas vulkanik Anak Krakatau yang terjadi secara periodik.
"Kami berharap peningkatan erupsi tidak menimbulkan bencana alam," ujar Memed.
Meski mengaku khawatir, para pedagang mengaku sempat mendengar suara dentuman keras dari arah Selat Sunda sepanjang akhir pekan lalu. Namun, hingga hari ini tidak ada gelombang evakuasi atau gangguan berarti terhadap jalur distribusi barang ke pasar.
PVMBG Minta Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad menyampaikan, informasi terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menunjukkan peningkatan erupsi telah terjadi sejak Jumat (4/9/2026).
PVMBG merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius tiga kilometer dari titik erupsi. Rekomendasi ini dikeluarkan menyusul perubahan status gunung yang berada di tengah Selat Sunda tersebut.
"Kami minta masyarakat pesisir tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan," kata Riza Ahmad.
Pihak BPBD PK Pandeglang terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan. Imbauan kesiapsiagaan juga telah disampaikan kepada warga pesisir, khususnya nelayan yang beraktivitas di perairan sekitar Selat Sunda.