BANTEN — Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema "Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience" dan digelar melalui kerja sama strategis antara Clarion Events Asia dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Selama tiga hari, forum ini akan membahas ketahanan energi, ketangguhan sistem kelistrikan, hingga kemampuan implementasi di lapangan.
Tekanan Digitalisasi dan Data Center Dorong Kebutuhan Listrik Baru
Indonesia menjadi salah satu negara dengan tantangan paling nyata dalam transisi energi. Data Kementerian ESDM menegaskan batu bara masih menjadi tulang punggung pasokan, sementara pertumbuhan kebutuhan listrik terus melonjak—didorong ekspansi digitalisasi, manufaktur berat, dan hyperscale data center.
Persoalannya bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit. Jaringan transmisi dan investasi juga harus dikebut agar mampu mengikuti pertumbuhan permintaan, tanpa mengorbankan keandalan pasokan dan harga listrik yang terjangkau. Inilah yang menjadi fokus utama diskusi di ajang tahun depan.
Jadi Titik Temu Pengambil Keputusan Politik, Bisnis, dan Teknologi
Konferensi ini dijadwalkan menghadirkan sekitar 200 pemimpin pemikiran dari ASEAN dan kawasan lain, ditambah 280 peserta pameran internasional. Dari sisi pemerintah, hadir Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Abdul Malik Sadat Idris, serta Sekretaris Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Harris Yahya.
Dari kubu utilitas, Ketua Dewan Pengawas MKI sekaligus Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dijadwalkan hadir. Bergabung pula Presiden dan CEO Tenaga Nasional Berhad Malaysia Datuk Ir. Ts. Shamsul Bin Ahmad. Adapun dari sektor teknologi, hadir CEO Medco Power Eka Satria, CTO Octopus Energy sekaligus Co-founder Kraken James Eddison, hingga Group Senior Vice President dan Managing Director Asia Pacific Siemens Energy Thorbjörn Fors.
Empat Jalur Konferensi dan Forum Anyar untuk Sektor Nikel hingga Nuklir
Salah satu agenda inti adalah Strategic Summit yang berlangsung tiga hari dengan empat jalur konferensi: Grid Modernisation, Clean & Thermal Generation, Powering Industries & Decarbonisation, serta Digitalisation & AI. Pembahasan akan menyentuh ketahanan energi regional, investasi infrastruktur, hingga kebijakan yang membentuk masa depan sistem listrik ASEAN.
Forum khusus juga digelar, termasuk Nickel Power Forum, 2nd Nuclear Forum, Clean Energy Investor Agora, serta DC X POWER (Data Center Power Forum) yang untuk pertama kalinya hadir. Total lebih dari 300 pembicara ahli akan mengisi rangkaian konferensi.
Portfolio Director Enlit Asia, Simon Hoare, menilai transformasi sektor ketenagalistrikan ASEAN berlangsung dalam skala besar. Menurutnya, forum ini menjadi wadah bagi pembuat kebijakan, utilitas, investor, dan inovator teknologi untuk bertukar pengetahuan serta membangun kemitraan strategis.
Sekretaris Jenderal MKI, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan penguatan ketahanan energi butuh kolaborasi erat antara pemerintah, utilitas, investor, penyedia teknologi, dan pengguna energi industri. "Melalui MKI Electricity Connect dan Enlit Asia, kami menghadirkan platform yang tidak hanya mendukung target transisi energi Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem energi ASEAN yang lebih kuat," ujarnya.
Momentum Strategis Percepatan Energi dan Siapkan Listrik untuk Data Center
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Dr. Ing. Tri Winarno, menyebut ajang ini sebagai momen strategis bagi seluruh pemangku kepentingan. Beberapa isu yang menjadi sorotan meliputi percepatan transisi energi, digitalisasi sistem kelistrikan, kesiapan pasokan listrik untuk data center, serta pengembangan energi nuklir untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.
Di luar konferensi, pengunjung bisa mengikuti sesi business matching, bertemu langsung dengan pengambil keputusan senior, dan membuka peluang kemitraan dengan perusahaan utilitas, IPP, pengembang energi terbarukan, hingga penyedia teknologi dari berbagai negara Asia. Pendaftaran telah dibuka dan informasi lebih lanjut tersedia melalui situs resmi penyelenggara.