Pencarian

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lions Air Buka Opsi Refund 7-14 Hari Kerja atau Reschedule, Penumpang di Bandara Soetta Mengeluh

Senin, 07 September 2026 • 12:02:01 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lions Air Buka Opsi Refund 7-14 Hari Kerja atau Reschedule, Penumpang di Bandara Soetta Mengeluh
Penumpang maskapai Lions Air mengantre di area Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta menyusul penundaan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

TANGERANG — Direktur of Airport Service and Facilities Lions Group, Ariga Cakrawala Putera, memastikan penumpang yang memilih pengembalian dana akan menerima nominal utuh sesuai harga tiket. Namun, ia mengakui proses tersebut tidak bisa instan karena harus melewati mekanisme sistem perusahaan.

"Pertama, kita tawarkan ke penumpang, untuk refund atau reschedule. Untuk refund sendiri nanti kita akan proses secara sistem. Nanti bisa lewat di bandara ataupun melalui aplikasi, nanti kita akan proses sekitar proses refundnya itu 7-14 hari kerja," kata Ariga saat ditemui di Terminal 1 Bandara Soetta, Senin (7/9/2026).

Prioritas bagi Penumpang yang Pilih Reschedule

Bagi penumpang yang memilih penjadwalan ulang, Lions Air belum bisa menjanjikan kepastian kapan pesawat kembali beroperasi. Pihak maskapai masih terus memantau perkembangan status erupsi yang menyelimuti kawasan bandara.

"Kita tidak bisa memprediksikan kapan bandara ini akan dibuka, kita juga terus memonitor perkembangan dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Jadi secara mekanismenya, nanti kita akan melakukan refund ataupun reschedule," ujarnya.

Ariga menambahkan, penumpang yang memilih reschedule akan masuk daftar prioritas penerbangan perdana begitu Bandara Soetta dinyatakan kembali beroperasi. "Ketika bandara ini sudah dinyatakan buka dan kita terbang dari Jakarta, kita akan memasukkan ke dalam prioritas," jelas dia.

Keluhan Penumpang: Refund Terlalu Lama, Biaya Membengkak

Kebijakan tersebut memicu keluhan di lapangan. Salah seorang penumpang Lions Air, Ami, yang hendak pulang ke Ternate, Maluku Utara, mengaku bingung harus menunggu berapa lama lagi. Ia datang ke Jakarta untuk bersilaturahmi dan khawatir biaya hidupnya selama menunggu membengkak.

"Jadi katanya petugas, kalau mau apa tunggu 2 hari lagi. Tapi kalau mau refund berarti uangnya dikembalikan 14 hari," keluh Ami di Terminal 1 Bandara Soetta.

"Ya, kalau bisa sih secepat mungkin (refund-nya). Pengennya sih cepat-cepat pulang, karena kalau bolak-balik bisa habis uang banyak," tambahnya.

Maskapai: Keselamatan Prioritas Utama

Menanggapi situasi ini, Ariga menegaskan bahwa pembatalan dan penundaan penerbangan bukan tanpa alasan. Keputusan tersebut diambil demi keselamatan seluruh penumpang dan kru, mengingat abu vulkanik dapat mengganggu kinerja mesin pesawat.

"Mengutamakan penumpang, paling penting memikirkan keselamatan, itu yang paling kita utamakan," tegas Ariga.

Hingga berita ini diturunkan, status Bandara Soetta masih belum dipastikan kapan akan kembali normal. Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai maupun otoritas bandara terkait perkembangan jadwal penerbangan.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks