SERANG — Dinas Sosial Kabupaten Serang mengebut penyelesaian administrasi kepemilikan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Jawilan. Kepala Dinsos Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian menyatakan penyediaan lahan menjadi tahapan penting agar pembangunan sekolah berjalan sesuai jadwal. Pihaknya bersama sejumlah pemangku kepentingan memperkuat koordinasi untuk menuntaskan status kepemilikan hingga proses pensertifikatan.
Lahan Eks Fasos-Fasum Pengembang di Jawilan
Lahan yang tengah disiapkan merupakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) milik salah satu pengembang di Kecamatan Jawilan. Lokasi itu dinilai cukup mendukung karena memiliki akses jalan masuk dan fasilitas penunjang. Menurut Yadi, lahan tersebut nantinya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Serang.
Dinsos saat ini berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menuntaskan proses administrasi dan sertifikasi. Administrasi tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026.
"Karena memang dari pemerintah pusat, salah satu syaratnya adalah lahan harus milik pemerintah daerah," ujar Yadi.
Pusat Bangun, Daerah Sediakan Lahan
Yadi menegaskan pembagian peran antara pemerintah pusat dan daerah dalam program Sekolah Rakyat. Pemerintah pusat yang melaksanakan pembangunan, sementara pemerintah daerah menyediakan lahan.
"Lahannya akan diserahkan kepada pemda. Sekarang tugas kami menyelesaikan administrasi agar lahan tersebut menjadi milik pemda. Kita juga sedang berkoordinasi dengan BPN untuk pensertifikatannya. Pembangunan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah menyediakan lahannya," katanya.
19 Siswa Kabupaten Serang Sudah Belajar di Sekolah Rakyat
Antusiasme warga terhadap program Sekolah Rakyat terbilang tinggi. Sebanyak 19 siswa asal Kabupaten Serang tercatat mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat di Tangerang Selatan. Jumlah itu sebelumnya mencapai 20 siswa, tetapi satu siswa mengundurkan diri.
"Siswa yang sudah mengikuti pendidikan merasa betah karena seluruhnya gratis dengan fasilitas yang lengkap," ungkap Yadi.
Tingginya minat masyarakat menjadi salah satu dorongan bagi Dinsos Kabupaten Serang untuk mempercepat kesiapan lahan. Harapannya, ke depan semakin banyak anak dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
Harapan Pendidikan Gratis bagi Warga Kurang Mampu
Melalui percepatan persiapan tersebut, Pemkab Serang berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi. Program ini diarahkan memperluas kesempatan masyarakat mendapatkan pendidikan yang layak secara gratis.