BANTEN — Kebun Binatang Atlanta resmi menerima dua panda raksasa berusia enam tahun, Ping Ping dan Fu Shuang, sebagai bagian dari perjanjian konservasi dan penelitian bersama Asosiasi Konservasi Satwa Liar Tiongkok. Keduanya tiba dari Tiongkok pada 27 September sebelum menempati kandang baru mereka. Kehadiran dua panda ini menambah daftar kebun binatang Amerika Serikat yang masih dipercaya Tiongkok untuk memelihara satwa dilindungi tersebut.
Mengapa Atlanta Jadi Tujuan
Kebun Binatang Atlanta kini tercatat sebagai salah satu dari tiga kebun binatang di Amerika Serikat yang menampung panda raksasa. Posisi ini menempatkan Atlanta dalam jaringan lembaga konservasi yang masih dipercaya Tiongkok untuk merawat satwa dengan status terancam punah tersebut.
Pemindahan dua panda ke kandang baru berlangsung pada Jumat (6/11), sekitar enam pekan setelah keduanya mendarat di Amerika Serikat.
Status Populasi Panda Raksasa
Panda raksasa masih berstatus terancam punah. Perkiraan populasi satwa ini di alam liar hanya sekitar 1.800 ekor, angka yang membuat setiap individu hasil penangkaran bernilai penting bagi program konservasi global.
Skema pinjaman seperti yang diterima Atlanta umumnya mencakup kewajiban penelitian bersama, pemantauan kesehatan satwa, serta pelaporan berkala kepada pihak Tiongkok sebagai pemilik resmi panda.
Apa Artinya bagi Pengunjung
Kehadiran Ping Ping dan Fu Shuang memberi pengunjung Atlanta akses langsung ke satwa yang jarang ditemui di luar Tiongkok. Kebun binatang lain di Amerika Serikat yang menampung panda raksasa juga menjadikan satwa ini sebagai daya tarik utama bagi wisatawan keluarga.
Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pembukaan kandang bagi publik atau durasi pinjaman kedua panda tersebut.