Pencarian

Dinkes Pandeglang Belum Punya Alat Deteksi Influenza Tipe A, Vaksin Baru 1.000 Dosis

Jumat, 09 Oktober 2026 • 08:47:01 WIB
Dinkes Pandeglang Belum Punya Alat Deteksi Influenza Tipe A, Vaksin Baru 1.000 Dosis
Kepala Bidang P2P Dinkes Pandeglang Dian Handayani menyampaikan keterangan terkait peningkatan kasus influenza di wilayahnya.

PANDEGLANG — Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pandeglang Dian Handayani menyatakan, peningkatan kasus influenza memang terjadi di wilayahnya. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah kasus tersebut disebabkan influenza tipe A atau jenis lainnya.

Alasannya, alat diagnostik PCR maupun rapid test untuk influenza belum tersedia di Pandeglang.

"Peningkatan kasus influenza memang ada. Namun, kami tidak bisa memastikan apakah itu tipe A atau tipe lainnya, karena alat diagnostik PCR maupun rapid test belum kami miliki," kata Dian, Kamis, 8 Oktober 2026.

12.954 Kasus ISPA Tercatat Sepanjang 2026

Data Dinkes Pandeglang menunjukkan jumlah kasus ISPA selama Januari hingga akhir September 2026 mencapai 12.954 kasus. Pada akhir September saja, tercatat 446 kasus.

Meski demikian, Dian menegaskan data tersebut merupakan kasus ISPA dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai kasus influenza tipe A. Pemastian jenis virus tetap membutuhkan pemeriksaan laboratorium.

Pemantauan Mingguan Diperketat di Seluruh Puskesmas

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Dinkes Pandeglang memperketat pemantauan melalui sistem pelaporan mingguan dari seluruh puskesmas di setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memantau perkembangan kasus serta mendeteksi kemungkinan peningkatan gejala gangguan pernapasan di masyarakat.

Pengawasan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor 600.6925 Tahun 2026 tentang kewaspadaan dini peningkatan kasus influenza nasional. Lewat pemantauan rutin, Dinkes berharap perkembangan kasus di daerah dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

Vaksin Influenza Baru 1.000 Dosis, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Selain keterbatasan alat pemeriksaan, ketersediaan vaksin influenza di Pandeglang juga masih terbatas. Dian menyebutkan, daerahnya baru menerima bantuan sebanyak 1.000 dosis vaksin influenza.

Jumlah itu belum mencukupi untuk menjangkau seluruh tenaga kesehatan maupun masyarakat umum. Dengan keterbatasan tersebut, pemberian vaksin diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang memiliki risiko paparan lebih tinggi karena berada di garis depan pelayanan.

Dinkes Pandeglang masih menghadapi tantangan dalam memperluas perlindungan melalui imunisasi sekaligus meningkatkan kemampuan deteksi dini penyakit influenza di daerah.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks