Pencarian

Andra Soni Resmikan 7 Sekolah Baru di Banten, Tambah Daya Tampung 1.356 Siswa untuk Perluas Akses Pendidikan

Senin, 31 Agustus 2026 • 23:10:31 WIB
Andra Soni Resmikan 7 Sekolah Baru di Banten, Tambah Daya Tampung 1.356 Siswa untuk Perluas Akses Pendidikan
Gubernur Banten Andra Soni meresmikan tujuh unit sekolah baru di Banten untuk menambah daya tampung 1.356 siswa.

TANGERANG — Tujuh unit sekolah baru (USB) yang dibangun Pemprov Banten tahun 2025 mulai beroperasi. Keberadaan sekolah-sekolah ini diharapkan memangkas jarak tempuh pelajar dan meredakan kekhawatiran warga saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat sistem zonasi.

Enam sekolah lainnya yang ikut diresmikan adalah SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang, dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.

Program Sekolah Gratis Menjangkau 60.705 Siswa

Peresmian USB ini berbarengan dengan penguatan Program Sekolah Gratis (PSG) untuk sekolah swasta. Sepanjang 2025, program tersebut telah menjangkau 801 SMA, SMK, dan SKh swasta dengan total penerima manfaat 60.705 siswa.

"Kita arahkan untuk mewujudkan pendidikan yang semakin merata, terjangkau dan berkualitas," kata Gubernur Banten Andra Soni dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).

Menurut Andra Soni, pembangunan fisik sekolah saja tidak cukup. Yang lebih penting, kata dia, adalah menghadirkan kesempatan belajar yang lebih dekat dan lebih luas bagi anak-anak di Provinsi Banten.

Angka Partisipasi Sekolah Naik, Pekerjaan Belum Selesai

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK sederajat di Banten naik dari 63,50 persen pada 2024 menjadi 65,28 persen pada 2025. Adapun Angka Partisipasi Kasar (APK) meningkat dari 79,42 persen menjadi 82,97 persen dalam periode yang sama.

Kenaikan APK sebesar 3,55 poin persentase itu, menurut Andra Soni, justru menjadi alasan Pemprov Banten terus memperkuat kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat. "Karena itu, pekerjaan kita belum selesai," ujarnya.

Warga: Sekolah Baru Ini Menjawab Keluhan Zonasi

Peresmian SMAN 33 Sepatan mendapat sambutan hangat warga sekitar. Ketua RT setempat, Muhadi (64), mengaku lega karena penantian panjang untuk mendapatkan akses pendidikan terjangkau akhirnya terealisasi di era Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.

"Tapi sekarang Alhamdulillah. Kami sangat bersyukur adanya program sekolah gratis ditambah lagi dengan adanya sekolah baru ini yang lebih dekat," jelas Muhadi.

Warga lain, Tri Hardi (60), menyebut keberadaan sekolah baru ini menyelesaikan persoalan zonasi yang selama ini dikeluhkan setiap tahun. "Kami sangat senang dan bangga. Karena selama ini keluhan warga setiap PPDB itu pasti zonasi. Tapi dengan adanya sekolah ini, persoalan itu sudah terselesaikan," pungkasnya.

Pemprov Dorong Kolaborasi Lahan antar-Kabupaten/Kota

Ke depan, percepatan pembangunan USB bergantung pada kesiapan lahan dari pemerintah kabupaten/kota. Gubernur Andra Soni menilai prosedur pengadaan lahan menjadi tahap paling panjang dalam proses pembangunan.

"Lahannya disiapkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, pembangunan infrastrukturnya Provinsi," jelasnya.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyatakan kesiapan jajarannya berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk pembangunan USB berikutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin memastikan sekolah-sekolah baru itu akan dioptimalkan lewat pemenuhan fasilitas dan peningkatan mutu pembelajaran, termasuk penguatan kemitraan SMK dengan dunia usaha dan industri.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks