MU Dihantam Bournemouth 0-3, Michael Carrick di Ambang Pemecatan

Penulis: Jauhari Lubis  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 18:51:31 WIB
Pelatih Manchester United Michael Carrick memantau pertandingan melawan Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026).

BANTEN — Manchester United menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026), dan membuat posisi Michael Carrick sebagai pelatih kepala semakin terancam. Kekalahan ini menjadi pukulan terberat dalam rentetan hasil buruk yang menempatkan MU pada start terburuk sejak musim 1986/1987.

Kekalahan dari Bournemouth melengkapi catatan suram Manchester United di awal musim Premier League. Tuan rumah gagal menciptakan satu pun peluang besar, sementara Bournemouth menghasilkan enam peluang besar dan menutup laga dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Tekanan terhadap Carrick bukan hanya datang dari hasil di liga. Di ajang piala, MU juga terseok dengan tiga kekalahan dari empat pertandingan terakhir. Dukungan sebagian suporter masih terlihat di Old Trafford, tetapi seruan seusai laga tak mengubah fakta bahwa kursi pelatih berada di bawah tekanan berat.

Jamie Carragher Desak MU Bertindak Malam Ini

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher angkat bicara soal situasi Carrick. Berbicara di Sky Sports, ia mendesak klub segera mengambil keputusan tegas.

"Michael Carrick harus dibebastugaskan malam ini, bukan hanya demi kebaikan Manchester United ke depannya, tetapi juga demi kebaikan Michael Carrick," ujar Carragher.

Tujuh Poin dari Delapan Laga, Terburuk Sejak 1986/1987

MU hanya mengumpulkan tujuh poin dari delapan pertandingan pertama Premier League. Catatan itu menjadi start paling muram mereka sejak musim 1986/1987.

Di bawah Carrick sebagai manajer permanen, MU baru meraih satu kemenangan dari delapan laga liga. Start tersebut menyamai rekor suram yang terakhir dialami Tommy Docherty pada musim 1972/1973.

Jarak dengan pemuncak klasemen kini mencapai 14 poin. Selisih itu menjadi yang terlebar bagi MU pada tahap musim seperti sekarang sejak 2019/2020.

Gawang Selalu Bobol, Hanya Sabah yang Gagal Mencetak Gol

Lini belakang MU kebobolan 13 gol dalam delapan pertandingan liga, jumlah terbanyak pada periode serupa sejak musim 2020/2021. Di liga, gawang MU selalu bobol setidaknya satu gol dalam delapan laga pembuka musim ini.

Rangkaian kebobolan sejak pekan pembuka itu terakhir terjadi pada awal musim 1986/1987. Dari seluruh lawan yang dihadapi musim ini, hanya Sabah yang gagal membobol gawang MU.

Produktivitas Timpang: Hanya Empat Pencetak Gol Berbeda

Masalah MU tidak hanya di pertahanan. Sejauh ini hanya empat pemain berbeda yang mencetak gol untuk MU di Premier League, menyamai catatan terendah klub sejak musim 2019/2020.

Proyeksi 33 Poin, Cukup untuk Zona Degradasi

Berdasarkan rata-rata poin per pertandingan saat ini, MU diproyeksikan finis dengan 33 poin pada akhir musim. Jumlah tersebut cukup rendah untuk menempatkan mereka di zona degradasi dalam tujuh dari 10 musim terakhir.

Rentetan statistik itu mempertegas mengapa perbincangan soal masa depan Carrick kembali menghangat. Pertanyaan kini bukan lagi soal performa, melainkan seberapa cepat manajemen MU bergerak sebelum musim benar-benar lepas dari kendali.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top