BANTEN — Hujan ringan diprakirakan turun merata di Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kota Tangerang Selatan. Rentang suhu udara di seluruh wilayah relatif serupa, yakni 25 hingga 34 derajat Celsius, kecuali Kabupaten Lebak yang mencapai puncak 35 derajat Celsius.
Angka kelembapan udara menjadi catatan tersendiri. Kabupaten Lebak mencatat kelembapan tertinggi hingga 99 persen, disusul Kabupaten Serang 97 persen dan Kota Tangerang serta Kota Serang di kisaran 96-97 persen. Sementara Kota Tangerang Selatan memiliki titik terendah kelembapan 47 persen.
Rincian Prakiraan Cuaca 8 Kabupaten/Kota di Banten
Berikut data suhu dan kelembapan udara yang dirilis BMKG untuk masing-masing wilayah administrasi di Banten:
- Kabupaten Pandeglang — berawan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 50-88 persen
- Kabupaten Lebak — hujan ringan, suhu 25-35 derajat Celsius, kelembapan 61-99 persen
- Kabupaten Tangerang — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 51-95 persen
- Kabupaten Serang — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 58-97 persen
- Kota Tangerang — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 49-97 persen
- Kota Cilegon — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 60-91 persen
- Kota Serang — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 58-96 persen
- Kota Tangerang Selatan — hujan ringan, suhu 25-34 derajat Celsius, kelembapan 47-95 persen
Mengapa Kelembapan Lebak Hampir Sentuh 100 Persen
Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang mencatat rentang kelembapan paling lebar, masing-masing 61-99 persen dan 58-97 persen. Selisih itu menandakan udara di kedua wilayah cukup lembap sepanjang hari, kondisi yang lazim menyertai hujan ringan.
Bagi warga yang berencana keluar rumah, kelembapan tinggi membuat udara terasa lebih gerah meski suhu tidak mencapai puncak tertinggi. Penggunaan payung atau jas hujan tetap relevan untuk wilayah selain Pandeglang.
Panduan Warga Sebelum Beraktivitas
Prakiraan cuaca 07.00-22.00 WIB mencakup hampir seluruh jam aktif warga, dari keberangkatan kerja hingga waktu pulang. Masyarakat diimbau menjadikan data BMKG sebagai acuan sebelum bepergian, terutama bagi pengendara motor yang melintas di jalur rawan genangan.
Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu di luar rentang prakiraan. Warga Banten disarankan memantau pembaruan informasi resmi BMKG jika hendak melakukan perjalanan jarak jauh antarkabupaten/kota.