Pencarian

Danantara Gelar DTIIF 2026, Hubungkan 50 BUMN dengan Modal Global

Selasa, 20 Oktober 2026 • 13:54:01 WIB
Danantara Gelar DTIIF 2026, Hubungkan 50 BUMN dengan Modal Global
Danantara Indonesia menggelar DTIIF 2026 pada 26–28 Oktober 2026 di Fairmont Jakarta.

BANTEN — Danantara Indonesia akan menggelar Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26–28 Oktober 2026 di Fairmont Jakarta, forum pertama yang mempertemukan industri strategis nasional dengan modal global. Lebih dari 1.500 peserta dijadwalkan hadir, termasuk 131 CEO perusahaan teknologi global dan 50 lebih BUMN. Forum ini menjadi ujian awal bagi Danantara dalam mengubah proyek strategis menjadi peluang investasi yang bankable.

Ajang yang baru pertama kali digelar ini mengusung tema "Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth". Posisinya bukan sekadar konferensi tahunan, melainkan kanal resmi Danantara untuk mempertemukan prioritas industri dalam negeri dengan teknologi terdepan, ekosistem inovasi global, dan modal jangka panjang.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa, menempatkan forum ini sebagai respons atas persaingan global yang makin ketat. Indonesia, katanya, sedang berada di fase penting transformasi teknologi dan industri.

"Indonesia tengah memasuki fase penting dalam transformasi teknologi dan industri, di tengah persaingan global untuk menarik modal dan teknologi yang kian ketat," kata Sigit.

Siapa Saja yang Hadir

Skala pesertanya cukup ambisius untuk gelaran perdana. Selain 131 CEO perusahaan teknologi global dan lebih dari 50 BUMN, forum ini mengundang 170 inovator global serta 67 pusat riset dan inovasi. Peraih Nobel, investor sovereign dan institusional, pemimpin pemerintahan, mitra akademik, dan startup yang sedang tumbuh melengkapi daftar undangan.

Dari sisi pembicara, panitia telah mengonfirmasi perwakilan senior Pemerintah Indonesia, sejumlah peraih Nobel, serta perusahaan teknologi global termasuk Google dan Microsoft. Nama-nama lain akan diumumkan menjelang pelaksanaan forum.

Bagi Danantara, kehadiran para CEO dan investor institusional itu penting karena sumber pendanaan yang dibidik bukan modal jangka pendek. Sigit menegaskan investasi harus mendorong adopsi dan industrialisasi inovasi dalam skala besar, bukan hanya kemajuan teknologi di atas kertas.

"Dengan mengubah terobosan menjadi kapasitas nyata, kita dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan membuka sumber-sumber nilai baru," ujarnya.

Enam Sektor yang Jadi Prioritas

Rangkaian acara tiga hari disusun berlapis. Hari pertama, Strategic Outlook and Global Partnership, menetapkan prioritas bersama dan menjalin kemitraan global. Hari kedua, Technology, Innovation, and Investment Collaboration, mempertemukan teknologi dan gagasan dengan industri serta modal. Hari ketiga, Youth, Inclusion, and Sustainable Future, menyoroti ekosistem inovasi yang inklusif bagi generasi mendatang.

Setelah sambutan pimpinan pemerintahan dan menteri, jajaran direksi Danantara memaparkan portofolio investasi unggulan dalam C-Suite Session. Sesi pleno mencakup Nobel Laureate lecture, sector showcase, project pitching, business matching terstruktur, hingga pertemuan bilateral terbatas.

Enam industri ditetapkan sebagai fokus: energi; pertanian, pangan, dan kesehatan; material maju dan semikonduktor; transportasi dan infrastruktur; keuangan dan perbankan; serta AI, infrastruktur digital, dan telekomunikasi. Keenamnya sejalan dengan prioritas hilirisasi dan transformasi digital yang selama ini menjadi agenda pemerintah.

Diukur Setelah Forum Berakhir

Sigit menegaskan keberhasilan forum tidak dihitung dari ramainya acara. Tolok ukurnya adalah apa yang terbangun setelah forum usai — setiap kemitraan, nota kesepahaman, dan pipeline proyek akan ditindaklanjuti agar komitmen berubah menjadi proyek berdampak nyata.

"Keberhasilan DTIIF yang sesungguhnya diukur dari apa yang terbangun setelah Forum berakhir," kata Sigit.

Harapan terbesarnya, forum ini menghasilkan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat Indonesia dan mempererat hubungan antara inovator, investor, dan industri. Di sisi lain, DTIIF 2026 juga menjadi panggung pertama Danantara mempertanggungjawabkan perannya sebagai penghubung antara kapabilitas industri dalam negeri dan modal asing — taruhan yang tidak kecil bagi sebuah forum perdana.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: industry.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks