Pencarian

Pemerintah Salurkan 30 Kg Beras untuk 33,2 Juta Penerima Oktober-Desember 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 11:24:31 WIB
Pemerintah Salurkan 30 Kg Beras untuk 33,2 Juta Penerima Oktober-Desember 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menghadiri penyerahan simbolis bantuan pangan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

BANTEN — Sebanyak 33,2 juta penerima manfaat di desil 1-4 akan menerima 30 kilogram beras sekaligus untuk periode Oktober-Desember 2026. Pemerintah menyiapkan satu juta ton beras dengan surat pelaksanaan yang telah diterbitkan dan penyaluran diperkirakan mulai pekan depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan kepastian program bantuan pangan itu saat menghadiri penyerahan simbolis di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Menurut dia, bantuan tiga bulan diberikan sekaligus agar rumah tangga berpendapatan rendah punya kepastian pasokan lebih panjang.

"Atas persetujuan Bapak Presiden, disiapkan satu juta ton beras untuk 33,2 juta penerima pada desil 1 sampai 4. Bantuan untuk Oktober, November, dan Desember diberikan sekaligus, 30 kilogram per penerima. Prosesnya sedang berjalan dan kami berharap pekan depan bantuan mulai dibagikan," ujar Zulhas.

Desil 1-4 Jadi Sasaran, Verifikasi Data Diperketat

Penerima berasal dari kelompok desil 1 hingga 4, atau rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah dalam data pemerintah. Program ini diarahkan untuk menjaga kecukupan pangan sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga.

Di Kendari, bantuan diserahkan secara simbolis kepada 750 penerima dari delapan kelurahan, masing-masing menerima lima kilogram beras premium. Mereka adalah warga yang pada periode sebelumnya belum memperoleh bantuan karena kendala pengambilan atau administrasi. Pemerintah kelurahan telah memverifikasi dan mengusulkan data penerima susulan tersebut.

Realisasi Sulawesi Tenggara Capai 97,42 Persen

Pada penyaluran periode Juli-September 2026, Sulawesi Tenggara tercatat memiliki 324.272 penerima Bantuan Pangan dengan realisasi 97,42 persen. Di Kota Kendari, terdapat 27.660 penerima dengan realisasi 97,31 persen.

Angka itu menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengejar sisa penerima yang belum tuntas, termasuk mereka yang terkendala administrasi. Verifikasi ulang dilakukan agar penyaluran Oktober-Desember tidak mengulang masalah yang sama.

Beras SPHP Rp12.500 per Kilogram Jadi Penopang Harga

Selain bantuan pangan, pemerintah memperkuat stabilisasi harga melalui beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp12.500 per kilogram. Program SPHP telah berjalan dengan penambahan alokasi satu juta ton hingga Maret 2027.

Pemerintah juga menambah SPHP jagung pakan sebanyak 150 ribu ton hingga Desember 2026. Langkah itu untuk menjaga pasokan dan mengantisipasi potensi kemarau kering serta paceklik.

"Beras SPHP dengan harga Rp12.500 per kilogram juga sudah disetujui dan programnya berjalan. Selisih Rp2.500 mungkin terlihat kecil, tetapi sangat berarti bagi keluarga. Kenaikan harga Rp500 saja bisa terasa berat bagi ibu-ibu," kata Zulhas.

Apa Artinya bagi Pasar Beras dan Rumah Tangga

Bagi rumah tangga sasaran, tambahan 30 kilogram beras setara meredam porsi belanja pangan selama kurang lebih tiga bulan, tergantung jumlah anggota keluarga. Efeknya terasa langsung pada inflasi pangan bergejolak yang selama ini menjadi penyumbang utama tekanan harga di daerah.

Bagi pelaku pasar, kombinasi bantuan pangan dan operasi SPHP menahan ruang kenaikan harga beras medium di ritel. Penambahan alokasi SPHP hingga Maret 2027 memberi sinyal bahwa pemerintah menahan intervensi harga setidaknya sampai kuartal pertama tahun depan.

Yang perlu dicermati adalah kecepatan realisasi di lapangan. Realisasi 97,42 persen di Sulawesi Tenggara menunjukkan penyaluran berjalan, tetapi sisa penerima yang terkendala administrasi tetap menjadi titik rawan keterlambatan.

Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari bersama Perum BULOG di lokasi kegiatan melengkapi bantuan pangan. Skema ini menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen sekaligus menyerap pasokan dari petani lokal.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks