Desain Terinspirasi iPad, Bukan Ponsel Lipat Biasa
BANTEN — iPhone Duo mengusung format lipat menyerupai buku dan disebut sebagai iPhone dengan ukuran terbesar dari semua seri yang pernah ada. Saat dibuka, tampilannya menyerupai iPad berukuran kecil. Ketika dilipat, perangkat ini tampak seperti iPhone yang lebih lebar.
Ternus menyebut Duo terinspirasi dari iPad. Ia juga menegaskan Apple ingin menghindari kesan ponsel lipat yang terasa seperti dua perangkat terpisah yang disatukan.
Ternus terlibat langsung dalam pengembangan iPhone Duo. Sebelum ditunjuk sebagai penerus Cook, ia menghabiskan bertahun-tahun sebagai eksekutif puncak divisi hardware Apple.
Mengapa Peluncuran Ini Dianggap Momen Besar Apple
Ben Wood, kepala analis firma riset teknologi FDM CCS Insight, menilai promosi Ternus kemungkinan besar diatur agar bertepatan dengan salah satu peluncuran iPhone terbesar.
"Tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan di Apple," cetus Wood, dikutip dari BBC, Kamis (10/9/2026).
Perombakan desain iPhone ini dianggap mampu menjawab sejumlah kritik yang menyebut Apple belum lagi menelurkan produk andalan yang sukses besar atau inovasi yang benar-benar menarik.
Keraguan Analis: Prestise Tanpa Pertumbuhan?
Tidak semua pakar terkesan dengan langkah Apple. Dipanjan Chatterjee, analis di Forrester, menilai harga yang sangat tinggi berisiko membuat iPhone Duo sekadar menjadi hiasan berharga premium dalam portofolio Apple.
"Ponsel lipat ini berisiko sekadar menjadi hiasan berharga premium dalam portofolio mereka, yang hanya memberikan prestise pada merek tanpa mendorong pertumbuhan yang berarti," kritik Chatterjee.
Ia menyinggung nasib iPhone lipat ini yang bisa berujung seperti headset Vision Pro yang dibanderol USD 3.699 dan gagal menarik minat. Namun, Chatterjee juga membuka kemungkinan perangkat ini menjadi semacam Apple Watch berikutnya, yang meski tak sepopuler iPhone tetap dibeli cukup banyak konsumen.
Tantangan Adaptasi Pengguna
Kebiasaan pengguna terhadap cara kerja iPhone yang sudah ada selama ini menjadi tantangan potensial lainnya bagi Apple untuk mencetak angka penjualan besar dari desain baru ini.
"Ponsel lipat adalah perangkat menarik. Banyak orang yang penasaran, tetapi penyesuaian software serta proses adaptasi yang dibutuhkan pengguna saat beralih dari ponsel tradisional ke ponsel lipat adalah sebuah rintangan yang nyata," sorot Carolina Milanesi, analis dari Creative Strategies.
Dengan harga menembus Rp 50 juta untuk varian tertinggi, iPhone Duo menyasar segmen premium yang lebih sempit dibanding seri iPhone reguler. Apple belum mengumumkan jadwal ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia.