Pencarian

Erupsi Anak Krakatau Masih Berlanjut, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang Hingga Jumat 11 September 2026

Rabu, 09 September 2026 • 08:31:31 WIB
Erupsi Anak Krakatau Masih Berlanjut, PJJ SMA-SMK di Banten Diperpanjang Hingga Jumat 11 September 2026
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus hingga Jumat, 11 September 2026.

SERANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menerbitkan surat edaran perpanjangan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh). Kebijakan ini berlaku efektif selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 10-11 September 2026.

Perpanjangan masa belajar dari rumah ini diputuskan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Meski intensitasnya dilaporkan menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya, potensi sebaran abu vulkanik dinilai masih mengancam kesehatan warga sekolah.

Arahan Tegas bagi Kepala Sekolah Selama PJJ

Dalam surat edaran yang ditandatangani Kepala Dindikbud Provinsi Banten itu, para kepala satuan pendidikan diminta memastikan pelaksanaan PJJ berjalan efektif. Pihak sekolah juga diinstruksikan untuk menyesuaikan beban belajar dengan kondisi psikis dan fisik peserta didik masing-masing.

“Berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, pelaksanaan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diperpanjang selama 2 (dua) hari Kamis–Jumat. Berlaku bagi seluruh satuan pendidikan SMA, SMK dan SKh negeri maupun swasta di Provinsi Banten,” demikian bunyi keterangan resmi yang dipublikasikan melalui akun Instagram @dindikbud.banten, Selasa (9/9/2026).

Selain memastikan kelancaran proses belajar mengajar, para kepala sekolah diminta aktif memantau kondisi kesehatan para guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Imbauan ini menjadi prioritas utama mengingat abu vulkanik dapat memicu gangguan pernapasan akut jika terhirup dalam durasi panjang.

Mengapa Status Tanggap Darurat Belum Dicabut?

Keputusan memperpanjang PJJ diambil berdasarkan laporan visual dan instrumental yang menunjukkan erupsi masih terjadi pagi ini. Walau energi erupsi cenderung menurun, kolom abu yang bertiup mengarah ke sejumlah wilayah daratan Banten masih berpotensi membawa partikel halus berbahaya.

Langkah serupa sebelumnya juga ditempuh pemerintah provinsi pada awal pekan ini. Kebijakan itu mendapat respons positif dari orang tua siswa yang khawatir dengan kondisi kesehatan anak mereka jika tetap berangkat ke sekolah di tengah hujan abu.

Dindikbud Provinsi Banten menyatakan akan mengevaluasi situasi secara berkala. Pengumuman mengenai kelanjutan status pembelajaran setelah Jumat akan disampaikan menyusul perkembangan terbaru aktivitas vulkanik dari pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks