Pencarian

Menteri PU Dody Hanggodo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih Pasca-Gempa di Pulau Palue bagi Ribuan Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 • 15:15:16 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih Pasca-Gempa di Pulau Palue bagi Ribuan Warga
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung upaya percepatan pemulihan akses air bersih bagi warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT.

Sikka — Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo menginstruksikan langkah percepatan pasokan air bersih untuk warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan difokuskan pada penyediaan air darurat sekaligus penyiapan sumber air jangka panjang bagi sekitar 7.000 warga yang tersebar di delapan desa.

Pulau Palue terletak di sisi utara Pulau Flores dan menjadi salah satu wilayah terdampak gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang pada 15 Agustus 2026.

Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, ketersediaan air bersih merupakan prioritas utama dalam penanganan bencana kali ini.

"Kita pastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi sekarang, sekaligus kita siapkan sumber air yang dapat mendukung kebutuhan mereka dalam jangka panjang," kata Dody Hanggodo.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke Pulau Palue pada Selasa (18/8/2026).

Dirjen SDA didampingi Bupati Sikka Juventus Kago mengecek tiga titik dari total 10 titik longsoran yang teridentifikasi, serta memeriksa kondisi sumur bor buatan 2023 yang menjadi sumber layanan air dengan kapasitas 1,8 liter per detik.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II telah mengirim empat unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk memenuhi kebutuhan air darurat pascagempa.

Survei geolistrik pun disiapkan untuk memetakan potensi sumber air tanah di Pulau Palue, sehingga titik pengembangan sumber air baru dapat ditentukan secara tepat.

Pemulihan Infrastruktur Terdampak Lainnya

Kementerian PU juga mencatat perlunya perbaikan bangunan pengaman pantai sepanjang 250 meter di kawasan Maluriu.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah menyiagakan satu unit excavator tipe PC 200 untuk membersihkan material longsoran yang menghambat akses warga.

Perhatian juga diberikan pada Kantor Camat Palue yang rusak akibat gempa, sebagai bagian dari pemulihan fasilitas pelayanan publik.

Dengan langkah-langkah tersebut, Kementerian PU memastikan penanganan Pulau Palue berjalan bertahap dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks