Pencarian

Warga Banten Lebih Pilih Wisata ke Luar Daerah, BPS Catat Kunjungan Masuk Kalah dari Perjalanan Keluar

Kamis, 06 Agustus 2026 • 15:13:31 WIB
Warga Banten Lebih Pilih Wisata ke Luar Daerah, BPS Catat Kunjungan Masuk Kalah dari Perjalanan Keluar
Warga Banten melintasi kawasan wisata setempat saat arus perjalanan keluar daerah tercatat lebih tinggi dibandingkan kunjungan masuk pada paruh pertama 2026.

SERANG — Arus perjalanan wisata warga Banten ke luar daerah pada paruh pertama 2026 melampaui jumlah wisatawan domestik yang masuk ke provinsi tersebut. Catatan BPS Provinsi Banten menunjukkan tren ini berjalan berbanding terbalik dengan upaya pemda menarik pengunjung dari provinsi lain.

Kepala BPS Provinsi Banten menuturkan bahwa data ini merupakan hasil survei perilaku perjalanan penduduk. Angka keluar yang lebih besar ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengelola destinasi di Banten untuk berbenah.

Kebiasaan Baru yang Mengubah Peta Wisata

Fenomena ini tidak lepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-pandemi. Warga Banten kini lebih terbuka untuk menjangkau destinasi di Jawa Barat, DKI Jakarta, atau bahkan Yogyakarta yang jaraknya relatif terjangkau.

Kemudahan akses tol dan kereta api cepat menjadi faktor utama. Perjalanan ke luar provinsi terasa lebih singkat dan nyaman dibandingkan menghabiskan waktu di kemacetan menuju kawasan wisata di selatan Banten.

Potensi Besar yang Belum Tergarap Optimal

Padahal, Banten memiliki lini destinasi lengkap. Wilayah pesisir Pandeglang dan Lebak menyimpan potensi bahari, sementara kawasan pegunungan menawarkan wisata alam, dan situs-situs budaya tersebar di Serang hingga Tangerang.

Namun, minimnya inovasi produk wisata dan promosi yang belum masif membuat destinasi lokal kalah saing. Wisatawan lebih memilih daerah yang menawarkan pengalaman baru dengan fasilitas yang lebih siap.

Apa yang Perlu Dibenahi Pengelola Destinasi?

Data BPS ini menjadi sinyal bagi pengelola pariwisata untuk berbenah. Daya tarik utama harus dibangun, bukan hanya mengandalkan keindahan alam yang sudah ada.

Pengembangan festival budaya, perbaikan infrastruktur penunjang, dan penguatan promosi digital menjadi langkah yang bisa ditempuh. Pemerintah provinsi juga didorong untuk menghadirkan event berskala besar yang mampu menarik pengunjung dari luar.

Tanpa adanya perubahan signifikan, bukan tidak mungkin tren ini akan berlanjut. Warga Banten akan terus mencari pengalaman wisata di tempat lain, sementara kekayaan alamnya sendiri hanya menjadi penonton.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks