Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi meminta PT Jamkrida Banten (Perseroda) tidak hanya mengejar laba, melainkan memberi manfaat nyata bagi pelaku UMKM melalui penjaminan permodalan. Permintaan itu disampaikan pada peringatan HUT ke-12 Jamkrida Banten di Kota Serang, Kamis. Deden menegaskan kehadiran BUMD tersebut harus dirasakan langsung oleh masyarakat Banten.
SERANG — Deden menyampaikan pesan Gubernur Banten agar Jamkrida kembali ke niat awal pembentukannya, yakni menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Banten, terutama di sektor ekonomi. Ia menilai orientasi laba semata tidak cukup bagi sebuah badan usaha milik daerah.
"Sesuai pesan Pak Gubernur Banten, pada usianya yang ke-12 ini, Jamkrida harus kembali ke niat awal pembentukannya, yakni menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Banten, terutama di sektor ekonomi," kata Deden.
Penjaminan Modal Jadi Jalur Utama Bantu UMKM
Menurut Deden, Jamkrida harus menjadi bagian yang ikut memajukan UMKM melalui penjaminan permodalan. Skema itu dinilai membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang selama ini terkendala agunan.
"Bukan hanya sekadar laba atau keuntungan yang diharapkan. Hal yang paling utama adalah bagaimana kehadiran Jamkrida dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat Banten," ujarnya.
Ia menegaskan BUMD tersebut tidak boleh sekadar berorientasi pada keuntungan finansial semata. Kontribusi ke sektor riil dinilai sebagai ukuran keberhasilan yang lebih penting.
Jamkrida Banten Klaim Patuhi Perda dan POJK
Direktur Jamkrida Banten Nizar menyatakan pihaknya berkomitmen penuh menjalankan amanat peraturan daerah. Salah satu wujudnya adalah kontribusi berkelanjutan terhadap pengembangan UMKM di wilayah Banten.
"Di samping itu, kami juga akan terus mematuhi tata kelola badan usaha milik daerah (BUMD) yang baik, sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri)," ungkap Nizar.
Pernyataan itu menegaskan posisi Jamkrida sebagai penjamin kredit bagi UMKM yang belum sepenuhnya bankable. Tata kelola yang baik menjadi syarat agar kepercayaan mitra pembiayaan tetap terjaga.
Santunan Anak Yatim dan Sembako Warnai HUT ke-12
Rangkaian peringatan hari jadi juga diwarnai pemberian santunan kepada anak yatim dan pembagian bantuan sembako. Kegiatan itu disebut sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial perusahaan.
"Bantuan yang juga bersumber dari donasi jaringan Jamkrida se-Indonesia tersebut disalurkan langsung kepada warga di sekitar lingkungan perusahaan," ujarnya.
Penyaluran bantuan menyasar warga di sekitar lingkungan perusahaan. Langkah itu melengkapi peran Jamkrida sebagai penjamin permodalan UMKM di Banten.