PANDEGLANG — Rute pesisir menuju Lalassa Beach Club di Tanjung Lesung berubah menjadi arena keramaian pada Minggu pagi (26/7/2026). Sekitar ratusan pesepeda mengayuh pedal sejauh 18 kilometer dalam gelaran bertajuk "Fun Bike Tanjung Lesung 2026", sebuah kolaborasi antara B2W (Bike to Work) Indonesia, Rumah Sepeda Indonesia, dan Rest & Race.
Bukan Sekadar Gowes: Hadiah Jutaan Rupiah dan Hiburan Rakyat
Keseruan acara tidak berhenti di garis finis. Panitia menyiapkan hiburan tari daerah, musik, serta doorprize bernilai jutaan rupiah. Salah satu peserta, Wahid, yang datang bersama rombongan dari Sobang-Pandeglang, mengaku beruntung membawa pulang hadiah Rp2 juta.
"Selain berolahraga, kami bisa bersilaturahmi dengan komunitas sepeda lain. Acaranya juga meriah karena ada hiburan, tari daerah, musik, dan doorprize. Kebetulan saya mendapat hadiah Rp2 juta, jadi makin berkesan," ucap Wahid.
Sport Tourism Ramah Lingkungan yang Menggerakkan UMKM
Kegiatan ini dirancang dengan konsep minim sampah, sejalan dengan tren wisata olahraga berbasis alam yang tengah naik daun. Kehadiran peserta dari berbagai daerah secara langsung meningkatkan transaksi di warung dan stan UMKM lokal yang berjualan di sekitar area acara.
Poetoet Soedarjanto, Advisor & Konsultan B2W Indonesia, menyambut baik dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga ini. "Komunitas sangat menyambut positif arahan Bupati Pandeglang untuk menggelar event fun bike yang lebih besar pada tahun mendatang," ucap Poetoet Soedarjanto.
Target Baru: Jadi Agenda Wisata Tahunan di Banten
Kesuksesan penyelenggaraan kali ini memantik rencana besar pengelola kawasan. Direktur Operasional Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini, memastikan event ini akan dikembangkan menjadi agenda tetap dengan rute yang lebih bervariasi dan menantang.
"Kami ingin menjadikan fun bike sebagai agenda yang berkelanjutan. Ke depan, kegiatan ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun rute, agar semakin menarik bagi komunitas sepeda sekaligus mendukung promosi Tanjung Lesung sebagai destinasi sport tourism," ucap Ivonne.
Langkah ini diharapkan mampu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan yang selama ini hanya datang untuk menikmati pantai, menjadi lebih aktif berolahraga sekaligus berbelanja produk lokal.