Apa Itu Saham $TSLA Milik Tesla dan Apa Saja Bisnisnya?

Penulis: Hendra Setiawan  •  Selasa, 15 September 2026 | 13:51:01 WIB
Kantor pusat Tesla, Inc. berada di Austin, Texas, dan dipimpin oleh Elon Musk.

BANTEN — Tesla, Inc. berkantor pusat di Austin, Texas, dan dipimpin Elon Musk. Perusahaan ini mencatatkan sahamnya di Nasdaq dengan ticker TSLA sejak 2010. Di mata investor, TSLA sering dibaca bukan sekadar saham otomotif, melainkan gabungan teknologi, energi, dan kecerdasan buatan.

Di Tokocrypto, pengguna Indonesia bisa mendapatkan eksposur terhadap saham Tesla lewat tokenized stock TSLAB. Produk ini memungkinkan pemiliknya mengikuti pergerakan harga TSLA tanpa harus membeli saham langsung di bursa Amerika.

Tesla Didirikan 2003, Go Public Tujuh Tahun Kemudian

Tesla, Inc. berdiri pada 2003 di California dengan nama awal Tesla Motors. Misi yang diusung sejak awal: mempercepat transisi dunia menuju energi berkelanjutan lewat kendaraan listrik.

Nama Tesla diambil dari Nikola Tesla, ilmuwan dan penemu yang jadi simbol inovasi listrik modern. Produk pertama yang mengangkat namanya adalah Roadster, mobil sport listrik yang membuktikan kendaraan listrik bisa cepat dan menarik.

Setelah Roadster, Tesla melebarkan lini produknya. Model S hadir sebagai sedan premium, Model X sebagai SUV, Model 3 menyasar pasar massal, dan Model Y sebagai crossover. Tesla resmi melantai di Nasdaq pada 2010.

Bukan Cuma Mobil: FSD, Robotaxi, dan AI Robots

Dalam 2025 Proxy Statement, Tesla menyebut fokus pengembangan ke depan mencakup kendaraan, Full Self-Driving (FSD), Robotaxi, dan AI Robots (Bots). Empat pilar ini yang membedakan Tesla dari produsen mobil konvensional.

Bisnis kendaraan penumpang tetap jadi fondasi. Lini yang berjalan mencakup Model 3, Model Y, Model S, Model X, Cybertruck, dan Tesla Semi. Jumlah kendaraan yang sudah beroperasi di jalan dianggap penting untuk pengembangan ekosistem autonomous driving.

Tesla menetapkan target menaikkan jumlah kendaraan terkirim dari sekitar 8 juta unit menjadi 20 juta unit. Angka itu tercantum sebagai salah satu Product Goal perusahaan dalam dokumen yang sama.

FSD Dimonetisasi Lewat Pembelian dan Langganan

Full Self-Driving dikembangkan sebagai lini produk berbasis software. FSD dirancang meningkatkan kemampuan kendaraan menjalankan berbagai fungsi berkendara dengan bantuan teknologi autonomous driving.

Tesla memonetisasi FSD melalui pembelian satu kali maupun subscription. Dalam dokumen SEC, Tesla melihat FSD bisa menciptakan nilai lewat tiga jalur: menaikkan nilai kendaraan, menghasilkan pendapatan dari software, dan menjadi fondasi bagi Robotaxi serta AI Bots.

Perusahaan menargetkan 10 juta active FSD subscriptions sebagai salah satu sasaran Product Goals. Target ini menunjukkan arah Tesla yang makin bergeser ke pendapatan berbasis software.

Robotaxi: Layanan Transportasi Tanpa Pengemudi

Robotaxi berada di lini berbeda dari bisnis penjualan kendaraan. Kalau kendaraan listrik adalah produknya, Robotaxi adalah layanan transportasi berbasis autonomous driving yang dirancang beroperasi tanpa pengemudi manusia di dalam kendaraan.

Tesla melihat Robotaxi sebagai peluang membangun bisnis ride-hailing berbasis autonomous driving. Dalam konsep yang dijelaskan Tesla, jaringan ini bisa melibatkan kendaraan milik pemilik yang disewakan saat tidak dipakai.

Mengapa Tesla Menyimpan Bitcoin

Di luar bisnis utama, Tesla menjadi salah satu perusahaan publik yang menyimpan Bitcoin sebagai bagian dari asetnya. Langkah ini dibaca pasar sebagai strategi diversifikasi kas perusahaan.

Kepemilikan Bitcoin membuat sentimen TSLA di pasar saham dan pasar kripto sering bergerak beriringan. Bagi investor kripto, ini salah satu alasan Tesla dianggap relevan dipantau selain sebagai produsen mobil listrik.

Ekosistem Energi: Powerwall dan Megapack

Tesla tidak hanya menjual mobil. Perusahaan mengembangkan produk energi seperti Powerwall untuk rumah tangga dan Megapack untuk kebutuhan industri. Keduanya bagian dari visi energi terbarukan yang terintegrasi.

Lini energi ini yang membuat Tesla sering disebut sebagai perusahaan energi dan otomotif sekaligus. Mulai dari baterai rumah tangga hingga sistem penyimpanan energi skala utilitas, semuanya dirancang terhubung dalam satu ekosistem.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: news.tokocrypto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top