BANTEN — Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar. Level tertinggi harian sempat menyentuh 6.550 pada pagi hingga siang hari, sebelum akhirnya tertekan dan nyaris menyentuh posisi terendah harian di 6.371.
Data perdagangan menunjukkan volume transaksi mencapai 35,69 miliar saham dengan nilai transaksi Rp18,03 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 2,12 juta kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, mayoritas mengalami tekanan jual. Berikut rinciannya:
Dominasi saham yang melemah hampir dua kali lipat saham yang menguat mencerminkan sentimen pasar yang masih hati-hati. Tren penjualan mendominasi hampir sepanjang sesi perdagangan.
Sektor kesehatan mencatat pelemahan terdalam dengan koreksi mencapai 2,95%. Sektor energi menyusul dengan penurunan 1,65%, disusul sektor infrastruktur yang turun 1,45%.
Ketiga sektor ini menjadi pemberat utama indeks sepanjang hari. Beberapa saham berkapitalisasi besar di sektor-sektor tersebut tampaknya menjadi sasaran aksi jual investor.
Sementara itu, level tertinggi intraday di 6.550 yang hanya bertahan di sesi pagi menunjukkan bahwa tekanan jual mulai menguat memasuki sesi siang. IHSG perlahan tergerus hingga mendekati level terendah harian di 6.371.
Pergerakan IHSG hari ini mencerminkan keraguan pelaku pasar terhadap prospek jangka pendek. Nilai transaksi yang mencapai Rp18,03 triliun menunjukkan likuiditas tetap terjaga meski tekanan jual mendominasi.
Investor disarankan mencermati perkembangan sentimen global dan domestik sebelum mengambil keputusan. Investasi mengandung risiko.