Pencarian

BBRI Melemah 2,12% ke Rp3.230, Terdalam di Antara Bank Besar

Selasa, 22 September 2026 • 11:21:01 WIB
BBRI Melemah 2,12% ke Rp3.230, Terdalam di Antara Bank Besar
Saham BBRI melemah 2,12% ke Rp3.230 per saham pada perdagangan Selasa pagi.

BANTEN — Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 2,12% ke Rp3.230 per saham pada perdagangan Selasa (22/9/2026) pagi, pelemahan terdalam di antara saham perbankan besar di Bursa Efek Indonesia. Penurunan terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan justru dibuka menguat 0,12% ke level 6.392 dari penutupan sebelumnya 6.384,72.

Data perdagangan pagi itu menunjukkan BBRI bergerak berlawanan arah dengan IHSG yang sempat menyentuh kisaran 6.400-6.412 setelah tertekan ke 6.378 di awal sesi. Volume transaksi, kapitalisasi pasar, dan rentang 52 minggu saham pelat merah tersebut masih bergerak dinamis sepanjang sesi berjalan.

Pelemahan BBRI terjadi di tengah penguatan bursa Amerika Serikat yang ditopang reli saham-saham berbasis kecerdasan buatan, serta lonjakan harga Bitcoin ke kisaran US$85.800. Sentimen global tersebut menjadi salah satu penopang utama penguatan IHSG pagi itu.

BBCA dan BMRI Jauh Lebih Tahan Tekanan

Di antara bank berkapitalisasi besar, koreksi BBRI paling dalam. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hanya turun 0,40% ke Rp6.200, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) relatif stagnan di kisaran Rp4.200 pada sesi yang sama.

  • BBRI: -2,12% ke Rp3.230
  • BBCA: -0,40% ke Rp6.200
  • BMRI: stagnan di kisaran Rp4.200

Dalam sepekan terakhir, BBRI tercatat melemah 3,58%. Meski begitu, dalam sebulan terakhir performanya masih positif 1,89%. Pergerakan satu sesi perdagangan belum tentu mencerminkan tren jangka panjang saham dan tidak bisa dijadikan dasar tunggal menilai fundamental emiten.

Pasar Menanti Keputusan BI Rate

Pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 23 September 2026. Sejumlah analis memproyeksikan BI Rate ditahan di level 5,75%, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.

Keputusan suku bunga tersebut menjadi krusial bagi saham perbankan karena memengaruhi margin bunga bersih dan permintaan kredit. Sektor siklikal dan bahan baku dasar memimpin penguatan IHSG pagi itu, sementara sektor kesehatan tercatat melemah.

Arti Pelemahan BBRI bagi Investor

Koreksi BBRI pagi itu terjadi saat IHSG justru menguat, menandakan tekanan spesifik pada saham bank pelat merah tersebut, bukan sentimen pasar secara keseluruhan. Investor perlu mencermati apakah pelemahan berlanjut hingga penutupan atau hanya bersifat sementara.

Dengan kapitalisasi pasar yang besar, pergerakan BBRI kerap menjadi barometer sektor perbankan dan berpengaruh pada indeks secara keseluruhan. Perubahan harga dapat berbeda dari harga terkini di bursa seiring berjalannya sesi perdagangan.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pintu.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks