Pencarian

Baskara Mahendra Jadi Perias Jenazah di Film Ghosthing, Tayang 15 Oktober 2026

Rabu, 16 September 2026 • 17:54:01 WIB
Baskara Mahendra Jadi Perias Jenazah di Film Ghosthing, Tayang 15 Oktober 2026
Baskara Mahendra memerankan Alfian, perias jenazah, dalam film Ghosthing.

BANTEN — Baskara Mahendra kembali ke layar lebar lewat film komedi horor berjudul Ghosthing, produksi Imperial Pictures. Dalam film yang dijadwalkan tayang 15 Oktober 2026 itu, ia memerankan Alfian, seorang perias jenazah yang hidupnya berubah setelah mendapat tugas merias jasad influencer muda bernama Maya. Premis tak biasa ini digadang menjadi daya tarik utama Ghosthing.

Film Ghosthing disutradarai Arie Aziz dengan Peter Surya Wijaya sebagai eksekutif produser, Hartawan Triguna sebagai produser, serta Rizky A. Prakoso sebagai associate produser. Naskahnya ditulis Evelyn Afnilia, memadukan perbedaan karakter para tokoh dengan unsur komedi dan misteri.

Alfian dan Tugas yang Mengubah Hidupnya

Cerita berpusat pada Alfian, pria yang bekerja sebagai perias jenazah. Kehidupannya yang tenang berubah setelah ia mendapat tugas merias jenazah Maya, seorang influencer muda yang meninggal secara misterius.

"Menurut saya, premis Ghosthing sendiri sudah sangat menarik. Ada seorang perias jenazah yang pekerjaannya justru membantu menyelesaikan masalah orang yang sudah meninggal," ujar Baskara Mahendra.

Bagi Baskara, karakter Alfian jadi kunci perjalanan cerita. Di tengah situasi rumit, Alfian justru harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Sosok Maya yang Tak Terima Kematiannya

Arwah Maya digambarkan cerewet, sarkastik, dan penuh drama. Ia belum bisa menerima kematiannya dan terus mengusik kehidupan Alfian, meminta bantuan untuk mengungkap penyebab kematian tragis yang dialaminya.

"Maya itu sosok yang sarkas, centil, dan tidak bisa menerima kematiannya. Sejak bertemu Alfian, dia mulai mengusik kehidupan Alfian dengan berbagai tingkahnya. Tapi sebenarnya, apa yang membuat Maya begitu ngotot mencari tahu tentang kematiannya?," ujar Yasamin Jasem.

Dari Diskusi Sederhana ke Skenario Utuh

Hartawan Triguna menyebut ide Ghosthing berangkat dari pemikiran sederhana soal orang yang meninggal tapi tetap merepotkan orang di sekitarnya. Gagasan itu lalu dikembangkan bersama penulis hingga menjadi skenario.

"Setelah draft ketiga, kami lemparkan kembali untuk mendapatkan masukan dan mengembangkan beberapa bagian cerita serta karakter. Dari proses diskusi dan pengembangan itulah kemudian lahir cerita ‘Ghosthing’ seperti yang sekarang," ujar Hartawan Triguna.

Deretan Pemain Pendukung

Selain Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem, Ghosthing turut dibintangi Leony VH, Bang Tigor, Siti Fauziah, Tanta Ginting, hingga Mathias Muchus. Kombinasi pemain senior dan muda ini diharapkan memperkuat warna komedi sekaligus misteri film.

Ghosthing menambah daftar film komedi horor Indonesia yang menyasar pasar remaja dan dewasa muda. Dengan jadwal tayang 15 Oktober 2026, film ini masih menyisakan waktu panjang untuk promosi dan pengembangan cerita lanjutan.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks