TANGERANG — DPD Partai Golkar Kota Tangerang resmi membentuk tim seleksi untuk menyaring kader yang akan menduduki kursi Ketua DPRD Kota Tangerang. Langkah ini diambil untuk memastikan suksesi kepemimpinan di lembaga legislatif berjalan tertib dan transparan.
Sekretaris Partai Golkar Kota Tangerang, Hosbeni Gonzala, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Tim Seleksi, menyatakan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Tangerang memiliki hak yang sama untuk mengajukan diri. Saat ini terdapat delapan anggota fraksi yang tersisa.
Tim Seleksi Kerja Maraton Tiga Hari
Hosbeni menjelaskan, tim seleksi bertugas melakukan penjaringan sekaligus memverifikasi kelengkapan berkas administrasi para kader yang berminat. Proses verifikasi ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh persyaratan kualifikasi dan pembaruan data anggota terpenuhi sesuai aturan partai.
“Tugas tim seleksi murni pada verifikasi pemberkasan. Kami perlu memperbarui dan memverifikasi data para calon karena bisa saja ada perubahan kualifikasi pendidikan atau administrasi lainnya,” kata Hosbeni, Senin (10/8/2026).
Proses seleksi ditargetkan berlangsung singkat. Pimpinan partai meminta panitia bekerja maraton dalam waktu tiga hari.
“Pak Ketua meminta agar panitia bekerja cepat. Target kami dalam waktu tiga hari verifikasi selesai, sehingga hasilnya bisa langsung kita plenokan,” tegasnya.
Rekomendasi Tiga Nama untuk DPP
Setelah verifikasi berkas rampung, nama-nama bakal calon akan dibawa ke Forum Pleno DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Forum tersebut nantinya menetapkan sekurang-kurangnya tiga nama calon untuk direkomendasikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melalui DPD Provinsi Banten.
“DPP Partai Golkar yang memiliki kewenangan penuh untuk memutuskan satu nama. Surat keputusan dari DPP itulah yang nantinya diteruskan ke DPRD Kota Tangerang sebagai usulan resmi partai,” jelas Hosbeni.
Diana Rosiyana Diusulkan Jadi PAW
Selain kursi Ketua DPRD, partai telah menyepakati nama untuk Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhum Rusdi di DPRD Kota Tangerang. Berdasarkan rujukan Berita Acara perolehan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai menetapkan Diana Rosiyana sebagai calon PAW karena menempati urutan perolehan suara terbanyak berikutnya.
“Sesuai Berita Acara KPU, peraih suara terbanyak ketiga adalah Bu Diana. Kami sudah memutuskan beliau sebagai PAW almarhum Pak Rusdi. Kendati demikian, kami tetap berkonsultasi dengan DPD Golkar Provinsi Banten terkait mekanisme teknis kepartaian selanjutnya,” pungkas Hosbeni.