TANGERANG — Warung Jati menempati bangunan sederhana di Jalan Green Vista 3, RW 35, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Posisinya persis di depan Bintang Futsal, hanya beberapa langkah dari belakang kawasan CitraRaya. Bagi warga perumahan itu, jarak tempuhnya tidak sampai sepuluh menit berkendara.
Menu yang dijual bukan hidangan rumit. Warung ini fokus pada pecak, olahan ikan yang disiram sambal berkuah dengan cita rasa pedas menyengat. Ada lima pilihan ikan yang tersedia: bandeng, bawal, gurame, ikan cue, dan tongkol.
Pecak adalah hidangan ikan rebus atau goreng yang disiram sambal berbahan dasar cabai, bawang, dan rempah, lalu dilumat kasar. Kuah sambalnya cenderung encer, bukan kental, sehingga meresap ke daging ikan saat disantap bersama nasi hangat.
Di Warung Jati, racikan sambal itu yang jadi pembeda. Kombinasi pedas dan segar dari cabai serta bumbu membuat sepiring nasi terasa belum cukup jika hanya ditemani sepotong ikan. Sensasi pedasnya sampai membuat pengunjung berkeringat.
Antrean pengunjung biasanya mulai terlihat menjelang siang. Bukan hanya warga CitraRaya yang datang, tetapi juga pelanggan dari wilayah lain di Kabupaten Tangerang yang sengaja menyempatkan mampir.
Sebagian besar dari mereka datang berulang, kadang mengajak teman atau rekan kerja. Pengalaman mencicipi pecak sekali rupanya cukup membuat orang lain ikut tertarik mencoba.
Saat puncak jam makan siang, meja di Warung Jati bisa penuh. Pengunjung yang datang terlambat berisiko harus menunggu kursi kosong lebih dulu.
Bagi yang berencana datang berombongan, terutama membawa mobil, disarankan berangkat bersama dalam satu kendaraan. Area parkir tersedia, tetapi ketika warung ramai, ruang parkir cepat terisi sehingga kendaraan harus mencari tempat lain di sekitar lokasi.
Warung Jati menawarkan pilihan praktis bagi warga CitraRaya yang ingin menikmati pecak khas Tangerang tanpa harus pergi jauh. Bagi pencinta ikan dan sambal pedas, kedai ini bisa masuk daftar tujuan kuliner berikutnya.
Urusan makan siang di tempat ini bukan sekadar mengisi perut. Ada pecak, sambal pedas, dan alasan tersendiri untuk kembali lagi.