TANGERANG — Gelombang calon penumpang memadati area check-in Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sejak pagi. Kepadatan ini terjadi pada hari pertama operasional bandara setelah ditutup sementara selama hampir tiga hari akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean mengular di sejumlah konter maskapai, termasuk AirAsia dan Citilink. Kondisi ini merupakan efek domino dari penundaan penerbangan selama masa penutupan yang berlangsung sejak Minggu (6/9/2026).
Suasana padat itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @kokogendutproduct. Dalam unggahannya, terlihat ribuan orang berdesakan di area keberangkatan internasional.
"Saat ini saya sedang berada di Terminal keberangkatan internasional 2F di Bandara Soekarno-Hatta pada hari Selasa tanggal 8 September 2026," ujar perekam video tersebut.
Ia mengaku kaget dengan tingkat keramaian yang jauh melebihi hari biasa. "Inilah hari pertama ketika bandara ini dibuka sejak dilakukan penutupan di hari Minggu tanggal 6 September. Jadi, udah hampir tiga hari bandara ini ditutup dan ternyata hari ini sudah dibuka kembali dan ramainya luar biasa," katanya.
Kepadatan penumpang disebut tidak lepas dari penyesuaian jadwal yang dilakukan maskapai pasca-penutupan. Ratusan penerbangan yang batal selama tiga hari harus dijadwalkan ulang, sehingga memicu konsentrasi penumpang di hari pertama pembukaan.
Proses normalisasi jadwal ini masih berlangsung hingga Selasa (8/9/2026) sore. Imbasnya, area keberangkatan Terminal 2F masih dipadati calon penumpang yang menunggu kepastian penerbangan mereka.
Pihak bandara mengimbau para calon penumpang yang penerbangannya sempat tertunda untuk memastikan kembali status jadwal kepada maskapai masing-masing. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan informasi di tengah proses penyesuaian yang dinamis.
Selain itu, calon penumpang disarankan tiba lebih awal di bandara. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi panjangnya antrean check-in dan kepadatan lalu lintas di area terminal yang diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.