Sekolah Rakyat di Jabar Diklaim Menteri Dody Hanggodo Selaras dengan Target 0% Kemiskinan Prabowo

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32:15 WIB
Sekolah Rakyat di Jabar Diklaim Menteri Dody Hanggodo Selaras dengan Target 0% Kemiskinan Prabowo

JAKARTA - Target 0% kemiskinan yang menjadi visi Presiden Prabowo Subianto diklaim selaras dengan pembangunan tiga Sekolah Rakyat yang kini berlangsung di Jawa Barat.

Ketiga sekolah berasrama gratis ini berada di Kabupaten Sumedang, Indramayu, dan Cirebon, merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional dan disiapkan untuk difungsikan secara bertahap.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan pembangunan ini adalah wujud kehadiran negara membuka akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.

"Mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera," kata Menteri Dody.

Ketiga proyek itu kini berada di tahap finishing pada berbagai bagian bangunan, dengan Kementerian PU menjamin proses penyempurnaan tetap memperhatikan keselamatan dan tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar yang sudah berjalan.

"Untuk mengejar penyelesaian pembangunan, Kementerian PU menerapkan sejumlah strategi percepatan, antara lain sistem kerja tiga shift, metode kerja paralel, serta penggunaan metal deck slab dengan wiremesh," kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Pengerjaan proyek ini melibatkan PT Brantas Abipraya dan PT Uno Tanoh Seuramoh lewat KSO, dengan fasilitas mencakup gedung sekolah, asrama siswa, rusun guru, laboratorium, masjid, gedung serbaguna, kantin, dapur, instalasi air bersih, pengolahan limbah, serta fasilitas olahraga.

Proyek ini juga menjadi bagian dari Visi PU 608 yang mengarah pada target 0% kemiskinan lewat penyediaan infrastruktur pendidikan yang memperluas akses layanan dasar dan mengangkat kualitas sumber daya manusia.

Reporter: Redaksi
Back to top