SERANG — Gubernur Banten Andra Soni memastikan pembangunan dua gedung Sekolah Rakyat (SR) di wilayahnya terus dipercepat. Kedua lokasi tersebut berada di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dengan luas lahan 10 hektare, serta Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak.
"Perkembangan pembangunan infrastruktur pendidikan baru ini didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Andra di Tangerang, Senin, 10 Agustus 2026.
Proyek ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo yang meminta setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Pemprov Banten menargetkan pembangunan rampung pada 31 Mei 2027 untuk mendukung pengentasan angka putus sekolah di daerah tersebut.
Setelah dua titik tahap pertama, Pemprov Banten mengusulkan penambahan lokasi Sekolah Rakyat untuk gelombang berikutnya. Sejumlah wilayah telah masuk dalam daftar usulan yang diajukan ke pemerintah pusat.
Penambahan ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo agar pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dapat tercapai di seluruh wilayah Banten.
Selain pembangunan gedung baru, Pemprov Banten juga mengandalkan program sekolah gratis bagi siswa di sekolah swasta. Hingga saat ini, program tersebut telah menyerap 60.500 siswa di seluruh provinsi.
Andra menargetkan jumlah penerima manfaat program ini meningkat dua kali lipat pada tahun depan. "Insyaallah dengan jumlah yang sama. Artinya, tahun depan mungkin sudah menembus angka sekitar 120 ribu siswa," ujarnya.
Target tersebut diharapkan mampu menekan angka anak tidak sekolah di Banten secara signifikan. "Target kami dan harapan kami, bisa mengentaskan angka putus sekolah," kata Andra.
Pemprov Banten berkomitmen mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur pendidikan dan perluasan akses sekolah gratis sebagai prioritas utama pembangunan manusia di daerah.