LEBAK — PT Beton Cipta Labuan Plant Malingping menyatakan komitmennya mendukung kelancaran Program Bang Andra di Provinsi Banten. Perusahaan yang memiliki pabrik pencampur beton (batching plant) di Kecamatan Malingping ini akan memasok material ready mix untuk proyek-proyek jalan desa di wilayah selatan Banten.
Program Bang Andra merupakan inisiatif berkelanjutan Pemerintah Provinsi Banten untuk memutus keterisolasian wilayah pedesaan. Kerusakan infrastruktur jalan selama ini disebut menjadi penghambat utama mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah tertinggal.
Pada tahun 2026 mendatang, Pemprov Banten menganggarkan dana sebesar Rp164 miliar untuk merehabilitasi 33 ruas jalan desa dengan total panjang mencapai 46,71 kilometer. Proyek ini menjadi bagian dari prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2025–2029.
Penyebaran proyek tersebut meliputi enam kabupaten/kota. Kabupaten Lebak menjadi penerima porsi terbesar dengan 11 ruas jalan, disusul Kabupaten Pandeglang 8 ruas, Kota Serang 5 ruas, serta Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang masing-masing 4 ruas. Kota Cilegon mendapat alokasi 1 ruas jalan.
Keberadaan batching plant di Malingping dinilai memiliki posisi strategis. Kedekatan lokasi produksi dengan area proyek di Lebak Selatan memberikan efisiensi distribusi, menjaga kualitas beton tetap terjaga hingga tiba di lokasi pengecoran, serta mempercepat proses konstruksi di lapangan.
Arif Datonk, salah satu direksi PT Beton Cipta Labuan Plant Malingping, menegaskan kesiapan perusahaannya menjadi mitra pembangunan daerah. "Kami berkomitmen mendukung Program Bang Andra melalui penyediaan beton siap pakai yang berkualitas agar pembangunan infrastruktur di Lebak Selatan dapat berjalan lebih optimal. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah," ujarnya.
Operasional batching plant tidak hanya berdampak pada proyek infrastruktur. Aktivitas perusahaan turut membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal dan meningkatkan permintaan terhadap jasa angkutan material, penyedia alat berat, hingga usaha kuliner dan perdagangan di kawasan sekitar pabrik.
Arif menambahkan, kehadiran pabriknya di Malingping diharapkan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. Efek berganda dari operasional perusahaan disebut mampu mendorong perputaran uang yang lebih besar di tingkat lokal.
Perbaikan jalan desa nantinya diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dari pedesaan. Mobilitas warga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan juga akan lebih mudah, sehingga daya saing ekonomi desa meningkat secara keseluruhan.
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha seperti yang ditunjukkan PT Beton Cipta Labuan Plant Malingping menjadi contoh nyata sinergi pembangunan. Dukungan material konstruksi dari swasta dinilai mampu mempercepat realisasi proyek dan memastikan hasil pembangunan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Banten.