SERANG — Penantian panjang warga Kampung Sadik selama hampir empat dekade untuk memiliki akses penghubung yang layak akhirnya terjawab. Kodim 0602/Serang merealisasikan pembangunan jembatan beton yang menjadi urat nadi mobilitas warga untuk bekerja, bersekolah, dan beraktivitas sehari-hari di Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat. Program ini menyasar percepatan infrastruktur nasional sekaligus bertujuan menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Komandan Kodim 0602/Serang Letkol Arm Oke Kistiyanto mengungkapkan, pada tahap awal ini terdapat tiga jembatan yang tengah dibangun. Dua di antaranya berlokasi di wilayah Kota Serang dan satu lainnya berada di Kabupaten Serang.
"Secara keseluruhan, Kodim 0602/Serang ditugaskan membangun 11 jembatan untuk membantu aksesibilitas warga," ujar Oke di Serang, Jumat.
Jembatan beton dengan panjang delapan meter dan lebar empat meter tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan. Setelah itu, infrastruktur ini akan segera diresmikan agar mobilitas masyarakat dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi menggeliat.
Ketua Forum RT/RW Kecamatan Walantaka, Hudari, menyebut kehadiran jembatan ini menjadi akhir dari penantian panjang warga yang berlangsung hampir 40 tahun. Selama ini, warga harus menempuh jalur alternatif yang jauh lebih panjang untuk keluar masuk kampung.
"Alhamdulillah, jembatan ini sangat vital sebagai akses utama warga untuk bekerja, bersekolah, dan beraktivitas sehari-hari. Kami berterima kasih dan siap menjaga proses pembangunan ini hingga tuntas agar manfaat ekonominya dapat segera dirasakan," tutur Hudari.
Wali Kota Serang Budi Rustandi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Kodim 0602/Serang. Ia menilai langkah nyata ini menjadi bukti solidnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam merespons cepat aspirasi serta kebutuhan mendesak masyarakat.
Pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Kampung Sadik. Dengan akses yang lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan produk UMKM lokal diharapkan semakin cepat dan efisien, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.