SERANG — Pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 di wilayah hukum Polda Banten memasuki hari ke-13. Pengawasan di lapangan diperketat, sementara imbauan langsung kepada masyarakat terus digencarkan agar budaya tertib berlalu lintas terbentuk.
Kombes Pol Oki Bagus Setiaji menekankan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, menurutnya, perlu mendapat perhatian dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Personel Diminta Proaktif di Lapangan
Dalam pelaksanaan operasi, Dirlantas Polda Banten mengingatkan seluruh personel agar lebih proaktif mengidentifikasi potensi pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Personel juga diminta meningkatkan kehadiran di lapangan serta memberikan imbauan secara langsung.
Langkah itu ditempuh agar masyarakat semakin memahami pentingnya disiplin berlalu lintas. Teguran dan imbauan diutamakan dibandingkan tindakan represif.
"Seluruh personel agar meningkatkan pengawasan dan tidak ragu memberikan imbauan maupun teguran kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran. Utamakan langkah pencegahan dan berikan pemahaman bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain," ujar Kombes Pol Oki Bagus Setiaji.
Pendekatan Humanis Jadi Prioritas
Dirlantas Polda Banten menegaskan setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan sikap humanis. Personel diminta menghindari tindakan arogan serta membangun komunikasi yang baik agar pesan keselamatan dapat diterima masyarakat dengan mudah.
"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan pelayanan terbaik, dan kedepankan pendekatan yang humanis. Kita tidak hanya bertugas menertibkan, tetapi juga mengajak dan membangun kesadaran masyarakat agar tercipta budaya berlalu lintas yang aman dan tertib," tambahnya.
Target: Tekan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan
Melalui Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten berharap masyarakat semakin disiplin dalam berkendara, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas diharapkan dapat ditekan. Situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten menjadi target akhir dari rangkaian operasi ini.