TANGERANG — Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menilai usaha jasa perawatan AC punya pasar besar di musim kemarau. Menurut dia, peluang itu terbuka lebar bagi warga yang ingin meningkatkan pendapatan. Untuk menangkap peluang tersebut, Disnaker menyediakan pelatihan lewat Balai Latihan Kerja.
Ujang menegaskan kesempatan kerja tidak cukup hanya diciptakan, tetapi perlu diikuti penguatan kompetensi warga. Pelatihan diarahkan agar peserta berani menciptakan peluang usaha sendiri.
"Dari pelatihan yang dilakukan, kami juga mendorong masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan peluang dan membangun usaha secara mandiri," kata Ujang di Tangerang, Jumat.
16 Peserta Jalani Pelatihan Teknisi AC di BLK Cipondoh
Kepala BLK Kota Tangerang Yasin Surya menyebut sebanyak 16 peserta sedang mengikuti pelatihan teknisi AC di UPTD BLK Cipondoh. Metode pembelajarannya memadukan pendalaman teori dengan porsi praktik lapangan yang lebih dominan.
Simulasi dan praktik langsung dirancang melatih sensitivitas teknis peserta. Mereka dibekali pengalaman mengidentifikasi potensi gangguan pada unit AC serta melakukan perawatan yang tepat.
Tujuannya, menjaga performa sekaligus memperpanjang usia pakai unit AC. Keterampilan itu menjadi modal utama bagi peserta yang ingin bekerja di sektor jasa perawatan.
"Dengan metode penggabungan teori dan praktik langsung tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu bekerja secara sistematis, presisi dan selalu mengedepankan standar keselamatan kerja (K3)," kata Yasin.
Kolaborasi BKK SMK dan LPK untuk Peluang Kerja Luar Negeri
Pemkot Tangerang juga menghadirkan program BKK SMK dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja. Langkah ini sejalan dengan program KemenP2MI, Asta Mandala melalui SMK Go Global.
Ujang menyatakan kolaborasi itu bertujuan menyiapkan lulusan dan pencari kerja dengan kompetensi yang sesuai. Pelatihan mencakup bahasa, teknologi informasi, dan keterampilan kerja sebagai bekal menuju peluang penempatan kerja ke luar negeri.
"Kolaborasi ini bertujuan untuk menyiapkan lulusan dan pencari kerja dengan kompetensi yang sesuai, termasuk pelatihan bahasa, teknologi informasi dan keterampilan kerja sebagai bekal menuju peluang penempatan kerja ke luar negeri," katanya.
Lulusan Diarahkan Masuk Industri atau Buka Usaha Sendiri
Hasil lulusan pelatihan teknisi AC diharapkan segera terserap di berbagai sektor industri dan instansi. Peserta juga didorong berani melangkah menjadi wirausahawan mandiri di bidang jasa perawatan AC.
Yasin menegaskan BLK Kota Tangerang terus berkomitmen menghadirkan program pelatihan vokasi berkualitas. Pelatihan berbasis praktik menjadi salah satu cara menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.
"Melalui penyelenggaraan ini, BLK Kota Tangerang terus berkomitmen menghadirkan program-program pelatihan vokasi berkualitas," katanya.