Pencarian

Pemkab Tangerang Luncurkan Logo Hari Jadi ke-394, Batik Cisoka hingga Ayam Wareng Jadi Simbol

Senin, 21 September 2026 • 13:46:01 WIB
Pemkab Tangerang Luncurkan Logo Hari Jadi ke-394, Batik Cisoka hingga Ayam Wareng Jadi Simbol
Pemkab Tangerang meluncurkan logo Hari Jadi ke-394 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (21/9/2026).

TANGERANG — Pemkab Tangerang memperkenalkan logo peringatan Hari Jadi ke-394 melalui acara peluncuran di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (21/9/2026). Karya Ilham Azi Fadilah keluar sebagai juara Lomba Cipta Karya Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang. Tema "Terus Bergerak Semakin Berdampak" diwujudkan lewat bentuk obor dengan api yang menyala.

Setiap elemen dalam logo membawa makna tersendiri. Angka 3, 9, dan 4 yang membentuk usia Kabupaten Tangerang bukan sekadar penanda numerik, melainkan simbol identitas daerah.

Angka 3: Batik Kacang Benih Cisoka

Ilham menjelaskan, angka tiga diambil dari motif batik Kacang Benih Cisoka. Unsur itu merepresentasikan kearifan lokal dan budaya Kabupaten Tangerang.

"Angka tiga saya ambil dari batik Kacang Benih Cisoka. Ini melambangkan semangat untuk terus berkarya dengan kearifan lokal dan budaya Kabupaten Tangerang," ujar Ilham.

Angka 9: Ombak Garis Pantai

Angka sembilan terinspirasi kondisi geografis Kabupaten Tangerang yang berbatasan langsung dengan garis pantai. Unsur ombak pada bagian tersebut menggambarkan karakter dinamis dan terus bergerak.

Makna itu dikaitkan dengan pembangunan daerah yang diharapkan berjalan tanpa henti dan memberi dampak bagi warga.

Angka 4: Ayam Wareng, Satwa Endemik Tangerang

Angka empat mengangkat ayam wareng yang disebut sebagai satwa endemik Kabupaten Tangerang. Dalam konsep logo, hewan itu menjadi simbol karakter masyarakat Tangerang yang lincah, gesit, tegas, dan berani.

"Untuk angka empat, saya terinspirasi dari ayam wareng yang merupakan satwa endemik Kabupaten Tangerang. Ayam wareng ini melambangkan masyarakat Tangerang yang lincah, gesit, tegas, dan berani untuk terus maju dan bertumbuh," kata Ilham.

Api dan Cahaya: Simbol Pembangunan Inklusif

Ketiga angka dipadukan dengan bentuk api yang dinamis. Visual itu menggambarkan semangat Kabupaten Tangerang yang terus tumbuh dan punya energi untuk bergerak maju.

Cahaya yang memancar ke berbagai arah menjadi bagian penting lain dari filosofi logo. Elemen tersebut menggambarkan pembangunan inklusif, yang manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya berpusat pada aspek tertentu.

"Jadi, dari keseluruhan elemen itu saya ingin menggambarkan semangat Kabupaten Tangerang yang terus bergerak, terus tumbuh, dan memberikan dampak bagi masyarakat," tutur Ilham.

Logo ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang. Pesan yang dibawa: semangat daerah untuk terus bergerak dan menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bantendaily.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks