Pencarian

PT Indah Kiat Tangerang Latih KWT Tangsel Olah Kulit Buah Jadi Eco Enzyme, Siap Dibeli Rp 30.000 per Liter

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:24:32 WIB
PT Indah Kiat Tangerang Latih KWT Tangsel Olah Kulit Buah Jadi Eco Enzyme, Siap Dibeli Rp 30.000 per Liter
PT Indah Kiat Tangerang memberikan pelatihan pengolahan kulit buah menjadi eco enzyme kepada Kelompok Wanita Tani di Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATANPT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang Mill, bagian dari APP Group, memberikan pelatihan pengolahan limbah kulit buah menjadi eco enzyme kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Tangerang Selatan. Inisiatif ini dirancang untuk mendorong pengelolaan sampah mandiri sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap Program Kampung Iklim (ProKlim) dan Komunitas Iklim yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup bersama Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Skema Pembelian Eco Enzyme oleh Be Cleanzy

Head of CSR PT IKPP Tangerang Mill, Lily Yulianingsih, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah kolaborasi dengan Be Cleanzy, produsen personal care yang menggunakan eco enzyme sebagai bahan baku produknya. Pihaknya mengajarkan proses pembuatan eco enzyme dari kulit buah kepada para peserta.

"Dan juga ini one step ahead, ada salah satu produsen personal care yaitu Be Cleanzy. Mereka mengajak CSR Indah Kiat untuk bekerja sama membuat personal care. Tapi hari ini kita mengajarkan eco enzyme-nya dari kulit buah," jelas Lily.

Produksi eco enzyme dari KWT binaan akan melalui proses evaluasi selama kurang lebih tiga bulan. Jika hasilnya memenuhi standar yang ditetapkan dan tidak terkontaminasi jamur, produk tersebut akan dibeli dengan harga Rp 30.000 per liter.

"Informasinya dari mereka tadi disampaikan per liternya itu adalah Rp 30.000. Berarti Rp 30.000 per liter itu akan dibeli oleh mereka bilamana hasil panen eco enzyme-nya sesuai dengan standar mereka," kata Lily.

Target Perluasan ke Bank Sampah se-Tangerang Selatan

Program ini tidak akan berhenti pada kelompok KWT. PT IKPP Tangerang Mill berencana memperluas edukasi serupa kepada jaringan bank sampah di wilayah Tangerang Selatan, sesuai arahan Dinas Lingkungan Hidup.

"Arahan dari DLH, coba undang lebih luas lagi untuk wilayah se-Tangsel. Nanti kita akan coba untuk gulirkan di bank sampah juga," ungkap Lily.

Perluasan ini diharapkan mampu menekan timbulan sampah organik dari sumbernya sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri.

KWT: Pelatihan Ini Menambah Pengetahuan Baru

Ketua KWT Kota Tangerang Selatan, Agustin, mengapresiasi pelatihan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini membuka wawasan para ibu rumah tangga mengenai proses pembuatan dan manfaat eco enzyme.

"Pelatihan pembuatan eco enzyme dari CSR PT Indah Kiat sangat luar biasa karena sangat membantu ibu-ibu KWT yang ada di Kota Tangerang Selatan untuk mengetahui lebih dalam lagi, bahkan mungkin ada yang belum tahu mengenai pembuatan eco enzyme seperti apa," jelas Agustin.

Dalam praktiknya, pembuatan eco enzyme menggunakan perbandingan dasar 1:3:10 yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. Agustin berharap para anggota KWT dapat menularkan pengetahuan ini kepada masyarakat sekitar.

"Dengan edukasi ini, ibu-ibu KWT bisa mencontohkan di lingkungannya untuk mengurangi sampah dan bahan kimia di rumah tangga," tambahnya.

Melalui program ini, PT IKPP Tangerang Mill menegaskan komitmennya mendorong pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terastangerang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks