BANTEN — Nasib proyek game live service terbaru Sony di alam semesta Horizon kembali berubah. Bloomberg melaporkan bahwa Horizon Hunters Gathering, game co-op yang awalnya dirancang sebagai live service, sedang menjalani perombakan besar-besaran oleh Guerrilla Games setelah mendapatkan kritik tajam dari pemain dalam sesi playtest awal tahun ini.
Proyek ini sejatinya digarap sebagai game aksi co-op dengan elemen live service, di mana pemain bergabung dalam tim untuk melawan mesin-mesin raksasa khas Horizon. Namun, hasil tiga sesi playtest yang digelar tahun ini jauh dari kata memuaskan. Salah satu sesi playtest bahkan bentrok dengan jadwal server slam Marathon, game live service lain dari Sony, yang membuat perhatian pemain terpecah.
Arah Baru: Co-op Biasa dengan Skala Lebih Kecil
Alih-alih menghentikan proyek seperti yang dilakukan Sony terhadap sejumlah game live service lain, perusahaan justru memberi waktu beberapa bulan bagi Guerrilla untuk mengubah konsep Horizon Hunters Gathering. Game ini kini diarahkan menjadi game co-op reguler yang mengedepankan narasi dan tidak lagi bergantung pada model layanan berkelanjutan.
Bloomberg menyebutkan bahwa tim pengembang telah diberi tahu perombakan ini lebih awal. Namun, ada tenggat yang ketat: mereka harus mampu memukau para eksekutif Sony dalam pencapaian proyek berikutnya pada Desember. Jika gagal, Horizon Hunters Gathering akan menyusul deretan game live service Sony yang dibatalkan.
Nasib di Ujung Tanduk: Milestone Desember Jadi Penentu
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar pengembang yang sempat ditugaskan di Horizon Hunters Gathering telah dipindahkan ke proyek lain. Hanya tim kecil yang tersisa di Guerrilla Games untuk menggarap game single-player Horizon berikutnya.
Keputusan Sony untuk menjauh dari model live service bukan tanpa alasan. Sejumlah proyek ambisius berbasis franchise populer seperti God of War, The Last of Us, dan Spider-Man telah dibatalkan sebelum sempat dirilis. Kegagalan Concord yang spektakuler dan perubahan besar pada Destiny 2 semakin memperkuat sinyal bahwa Sony sedang mengurangi portofolio game sebagai layanan.
Portofolio Live Service Sony yang Tersisa
Saat ini, hanya Helldivers 2 dan MLB The Show yang dianggap berhasil di kategori ini. Helldivers 2 disebut sukses karena dikembangkan oleh studio pihak ketiga, Arrowhead Games, sementara MLB The Show adalah franchise olahraga yang memang dirilis tahunan dan punya basis pemain setia.
Satu-satunya proyek live service besar yang masih menggantung adalah Fairgames, game perampokan yang belum pernah terdengar kabarnya secara resmi sejak 2023. Insider Gaming melaporkan pada April lalu bahwa para pengembang kesulitan "menemukan keseruan" dalam versi pre-alpha game tersebut.
Dengan kondisi ini, masa depan Horizon Hunters Gathering menjadi salah satu titik paling krusial untuk diperhatikan. Jika presentasi Desember berjalan buruk, Sony akan kembali memperpanjang daftar game live service yang gagal meluncur.