Pencarian

Higgsfield Kumpulkan Dana Rp 6,6 Triliun, Valuasi Naik 4 Kali Lipat Jadi Rp 89 Triliun

Selasa, 18 Agustus 2026 • 08:37:31 WIB
Higgsfield Kumpulkan Dana Rp 6,6 Triliun, Valuasi Naik 4 Kali Lipat Jadi Rp 89 Triliun
Higgsfield mengumumkan perolehan dana Rp 6,6 triliun dalam putaran pendanaan Seri B yang dipimpin DST Global.

BANTEN — Higgsfield, perusahaan rintisan yang didirikan mantan eksekutif Snap, Alex Mashrabov, pada 2023, mengelola platform untuk membuat gambar dan video berbasis kecerdasan buatan. Perusahaan mengklaim telah meraup pendapatan tahunan berjalan (annualized revenue) sebesar USD 700 juta dan memiliki 30 juta pengguna di 200 negara.

Pasar Enterprise Jadi Mesin Pertumbuhan Utama

Salah satu segmen yang berkembang pesat bagi Higgsfield adalah pasar enterprise. Perusahaan menyatakan saat ini bekerja sama dengan 390 perusahaan dari daftar Fortune 500. Angka ini menunjukkan adopsi AI video tidak lagi terbatas pada kreator individu, tetapi sudah merambah ke kebutuhan korporasi.

Mashrabov memperkirakan adopsi AI video di kalangan enterprise akan semakin tertanam dalam alur kerja pemasaran dan kreatif sehari-hari. "Enterprise adoption of video AI to become much more deeply embedded in everyday marketing and creative workflows," ujarnya kepada TechCrunch.

Dana Segar untuk Biaya Komputasi yang Membengkak

Dana segar dari putaran ini akan dialokasikan untuk kebutuhan operasional standar seperti perekrutan talenta dan pengembangan produk. Namun, porsi signifikan juga akan dialokasikan untuk biaya komputasi, yang menjadi beban terbesar perusahaan AI video.

"Video is one of the most compute-intensive domains in AI," jelas Mashrabov. Ia mengilustrasikan bahwa satu menit video setara dengan memproses 60.000 kata. Oleh karena itu, kapasitas komputasi yang andal menjadi pengeluaran wajib agar perusahaan tetap kompetitif melawan rival seperti Synthesia dan Runway.

Dua Lini Produk Utama: Cinema Studio dan Marketing Studio

Higgsfield memiliki dua produk andalan yang menyasar segmen pengguna berbeda. Cinema Studio dirancang untuk membantu sineas mengarahkan film ber-genre AI, sementara Marketing Studio ditujukan bagi tim pemasaran dan periklanan. Sepanjang tahun lalu, perusahaan juga memutar film yang digarap AI di ajang Cannes dan New York, menjadi sorotan media internasional.

Investor dan Prospek ke Depan

Putaran pendanaan Seri B ini dipimpin oleh DST Global. Sejumlah investor lain turut serta, termasuk Goldman Sachs Alternatives, Valor Capital, dan Tribe Capital. Masuknya investor besar ini menandakan kepercayaan pasar terhadap model bisnis Higgsfield di tengah perlombaan pengembangan model AI generatif yang kian intensif.

Dengan modal baru ini, Higgsfield berada di posisi yang lebih kuat untuk memperluas kapabilitas teknisnya. Fokus utama perusahaan ke depan adalah memperdalam penetrasi di segmen enterprise, di mana kebutuhan akan produksi konten video berskala besar terus meningkat.

Follow www.katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks