SERANG — Pembukaan MTQ Kota Serang ke-XIV ditandai sambutan Sekda Banten yang menempatkan ajang ini sebagai bagian dari internalisasi nilai keimanan dan ketakwaan. Deden Apriandhi menyebut MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana membangun karakter islami generasi muda dan mempererat ukhuwah islamiah.
“MTQ memiliki arti dan nilai yang mendalam sebagai bagian dari internalisasi nilai keimanan dan ketakwaan,” ungkap Deden dalam sambutannya.
Deden menjadikan capaian Kafilah Banten pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang sebagai acuan pembinaan ke depan. Kafilah Banten berhasil naik dua peringkat ke posisi ketujuh pada ajang nasional tersebut.
“Capaian prestasi tersebut harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat regenerasi qari dan qariah, serta menumbuhkan bibit-bibit unggul,” jelasnya.
Menurut Deden, pembinaan berjenjang dibutuhkan agar lahir generasi qurani yang berprestasi di tingkat daerah, lalu mampu mengharumkan nama Provinsi Banten di kancah nasional hingga internasional.
Sekda Banten juga mengapresiasi program Serang Mengaji yang digagas Pemkot Serang. Program itu dinilai sejalan dengan upaya Pemprov Banten memperkuat pembelajaran Al-Qur'an, khususnya bagi anak usia sekolah.
Data Pemkot Serang mencatat kemampuan membaca Al-Qur'an di Kota Serang mencapai 90,53 persen pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 97,12 persen pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Capaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembinaan harus terus dilanjutkan, agar semakin banyak anak-anak kita yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar,” tambah Deden.
Deden menegaskan komitmen Gubernur Banten Andra Soni memperkuat pendidikan karakter melalui pembelajaran Al-Qur'an bagi pelajar muslim tingkat SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta. Pembelajaran itu masuk mata pelajaran muatan lokal, bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler.
“Bapak Gubernur menilai pembiasaan membaca Al-Qur'an secara rutin merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter, menata akhlak, serta menanamkan kebiasaan positif kepada para pelajar,” katanya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyatakan MTQ XIV tingkat kota tahun ini mengusung tema "Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Kehidupan Masyarakat Kota Serang yang Berbudi". Tema itu dinilai selaras dengan visi program Serang Mengaji.
Budi menekankan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh peserta MTQ merupakan warga asli Kota Serang. Aturan diterapkan agar penyelenggaraan MTQ benar-benar berfungsi sebagai wadah pembinaan, mengasah kemampuan, dan pencarian bakat anak-anak daerah.
“Harapan besar saya, ketika yang menjadi juara adalah warga Kota Serang, saya merasa bangga karena itu murni hasil dari pembinaan dan kemampuan warga kita sendiri. Fokus kita adalah mencari bakat dan mengasah anak-anak asli Kota Serang,” tegas Budi.
Panitia pelaksana melaporkan MTQ XIV Tingkat Kota Serang Tahun 2026 berlangsung tiga hari, 19–21 Oktober 2026. Ajang keagamaan ini diikuti perwakilan kafilah dari enam kecamatan dan delapan lembaga pendidikan se-Kota Serang.