Agility Robotics Rilis Digit 5, Robot Humanoid Kerja 20 Jam Sehari

Penulis: Fauzan Arifin  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:22:01 WIB
Robot humanoid Digit 5 dari Agility Robotics dipamerkan dalam peluncuran resminya.

BANTEN — Agility Robotics resmi meluncurkan robot humanoid Digit 5 yang dirancang bekerja langsung bersama manusia di pabrik dan gudang, dengan klaim operasional lebih dari 20 jam sehari. Hingga Mei 2026, perusahaan telah menerima pesanan Digit 5 senilai lebih dari US$300 juta dari sektor manufaktur, pergudangan, dan logistik. Robot ini dijadwalkan siap dipasarkan pada 2027 untuk pasar Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Inggris, dan Irlandia Utara.

Digit 5 mengandalkan algoritma AI dan teknologi sensor untuk mendeteksi keberadaan orang di sekitarnya, lalu mengambil tindakan seperti menghindar, berhenti, atau duduk. Robot ini juga memahami isyarat visual dan audio serta merespons tindakan keselamatan yang dibutuhkan di lingkungan kerja.

Agility Robotics menyebut Digit 5 menggunakan NVIDIA IGX Thor dan kerangka kerja keselamatan Halos untuk robotika. Kombinasi itu disebut membantu robot humanoid ini bekerja sama lebih aman dengan tim manusia di pabrik dan gudang.

Baterai 9 Menit untuk 90 Menit Operasional

Baterai Digit 5 diklaim bertahan hingga 90 menit dengan waktu pengisian hanya 9 menit. Rasio 10:1 antara penggunaan dan pengisian daya itu meningkat jauh dibandingkan generasi sebelumnya yang hanya 2:1.

Kapabilitas baterai tersebut membuat robot dengan kemampuan angkat beban hingga 22,7 kilogram ini dapat bekerja lebih dari 20 jam sehari. Bobotnya 129 kilogram dengan tinggi 181 sentimeter, dirancang menjangkau rak serta bergerak melalui lorong, pintu, dan area kerja yang sama dengan manusia.

Ujung Lengan Bisa Diganti Sesuai Pekerjaan

Ujung lengan Digit 5 dapat ditukar untuk menyesuaikan jenis pekerjaan. Robot ini mampu membongkar palet, melakukan perawatan mesin, mengemas dan mengorganisir produk, mengecek kualitas, hingga mempaletkan kembali barang untuk proses pengiriman.

Digit 5 terintegrasi dengan cloud Agility Arc yang memasok data target kerja perangkat, seperti waktu aktif, throughput, dan waktu rata-rata insiden. Sistem itu juga terhubung dengan sistem manajemen gudang dan manufaktur milik pelanggan.

Klaim Keamanan Data dan Rekam Jejak Digit 4

Agility Robotics mengklaim privasi dan keamanan data Digit 5 terjamin melalui enkripsi end-to-end, kontrol akses ketat, dan pemrosesan data secara lokal. Klaim itu menjadi penting karena robot ini beroperasi di lini produksi yang terhubung ke sistem internal perusahaan.

Versi sebelumnya, Digit 4, tercatat beroperasi lebih dari 65 ribu jam kerja selama hampir tiga tahun di Amerika Utara. Penggunanya mencakup perusahaan logistik GXO, Amazon, hingga Toyota Motor Manufacturing Canada.

Ketersediaan Masih Terbatas di Lima Wilayah

Digit 5 diperkirakan siap dipasarkan pada 2027, tetapi penyebarannya baru mencakup Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Inggris, dan Irlandia Utara. Pasar di luar wilayah tersebut belum masuk rencana peluncuran awal.

Bagi pelaku industri di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, jadwal itu berarti adopsi robot humanoid untuk lini manufaktur dan pergudangan masih menunggu gelombang distribusi berikutnya. Nilai pesanan US$300 juta yang sudah dikantongi Agility menunjukkan permintaan datang lebih cepat dari ketersediaan pasokan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top