SERANG — Hujan ringan berpotensi turun di Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, dan Kota Serang. Empat wilayah lain diprakirakan hanya berawan sepanjang hari, yakni Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan sebagian wilayah Tangerang lainnya.
Rentang suhu antardaerah tidak jauh berbeda. Kabupaten Lebak mencatat suhu terendah, 23 hingga 30 derajat Celsius, sementara Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Pandeglang berada di batas atas, masing-masing 24 hingga 32 derajat Celsius dan 24 hingga 31 derajat Celsius.
Pandeglang diprakirakan berawan dengan suhu 24 hingga 31 derajat Celsius. Lebak berpotensi hujan ringan pada kisaran 23 hingga 30 derajat Celsius.
Kabupaten Serang dan Kota Serang sama-sama berpeluang hujan ringan dengan suhu 24 hingga 31 derajat Celsius. Kota Cilegon diprakirakan berawan di rentang suhu yang sama.
Kota Tangerang juga berpotensi hujan ringan, suhu 24 hingga 31 derajat Celsius. Kota Tangerang Selatan berbeda: hujan dengan intensitas sedang dan suhu 24 hingga 32 derajat Celsius.
Variasi cuaca ini lazim terjadi pada masa peralihan musim. Pemanasan permukaan yang tidak merata di wilayah pesisir dan dataran tinggi membuat pembentukan awan hujan berbeda antardaerah dalam satu hari.
Wilayah selatan Banten seperti Lebak dan Pandeglang umumnya lebih cepat membentuk awan konvektif karena topografinya. Sementara kota-kota di pesisir utara seperti Tangerang dan Cilegon lebih dipengaruhi angin laut.
Warga di empat wilayah berpotensi hujan ringan sebaiknya menyiapkan jas hujan atau payung untuk perjalanan pagi dan sore. Puncak hujan ringan biasanya terjadi pada siang hingga sore hari.
Bagi warga Tangerang Selatan, hujan sedang bisa memengaruhi visibilitas di jalan dan memperlambat perjalanan. Pengendara motor dan mobil disarankan memberi jarak lebih lebar serta menyalakan lampu utama.
Warga Pandeglang dan Cilegon yang diprakirakan berawan tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca mendadak. Awan tebal bisa terbentuk cepat pada masa peralihan musim seperti sekarang.
Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer terbaru. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan dari BMKG sebelum menentukan jadwal kegiatan luar ruangan.
Untuk aktivitas di wilayah pesisir, perhatikan juga informasi gelombang dan angin laut yang dirilis terpisah dari prakiraan cuaca harian. Nelayan dan operator kapal penyeberangan biasanya memantau kanal informasi ini sebelum melaut.