Jasa Raharja Borong 4 Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Sabtu, 12 September 2026 | 08:51:31 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menerima penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026.

BANTENJakarta — Penghargaan diserahkan langsung kepada Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Komisaris Independen Viviet Savitri Prapita S. Empat penghargaan yang diterima meliputi Platinum Medal, TOP GRC Awards 2026 #Star 5, The High Performing Board of Commissioners on GRC 2026, serta The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Awaluddin.

Capaian ini bukan hasil instan. Jasa Raharja telah mempertahankan predikat Bintang 5 dalam TOP GRC Awards sejak 2019 hingga 2026, atau delapan tahun beruntun. Penghargaan untuk Dewan Komisaris juga konsisten diraih selama enam tahun terakhir, dari 2021 sampai 2026.

GRC sebagai Bagian Proses Bisnis, Bukan Sekadar Kepatuhan

Awaluddin menegaskan, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan mengintegrasikan governance, risk management, and compliance (GRC) ke dalam strategi, pengambilan keputusan, dan kegiatan operasional harian.

"Bagi Jasa Raharja, GRC bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan. Tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan harus menjadi bagian dari setiap proses bisnis serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya usai menerima penghargaan.

Menurutnya, konsistensi selama hampir satu dekade ini tidak lepas dari keterlibatan Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh insan perusahaan dalam membangun budaya sadar risiko di setiap lini organisasi.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Peran Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh insan Jasa Raharja diperlukan untuk memastikan prinsip GRC benar-benar diterapkan, bukan hanya tersedia dalam bentuk kebijakan dan prosedur," tambah Awaluddin.

Tema Keberlanjutan dan Tekanan Baru bagi Industri Asuransi

TOP GRC Awards 2026 mengangkat tema "Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC". Tema ini menekankan pentingnya menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi, tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, pengendalian, budaya organisasi, serta pemanfaatan data dan teknologi.

Bagi Jasa Raharja, penguatan GRC diarahkan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih berkualitas dan meningkatkan ketahanan organisasi menghadapi dinamika risiko yang berkembang. Perusahaan juga menyasar terciptanya nilai berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Perusahaan berkomitmen memperkuat penerapan GRC secara terintegrasi dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Langkah ini sejalan dengan posisi Jasa Raharja sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan lalu lintas yang mengelola dana masyarakat, sehingga tata kelola yang ketat menjadi prasyarat utama menjaga kepercayaan publik.

Dengan capaian delapan tahun berturut-turut, Jasa Raharja menempatkan diri di jajaran BUMN dengan praktik tata kelola paling konsisten di Tanah Air. Bagi pemangku kepentingan, rekam jejak ini menjadi sinyal bahwa manajemen risiko perusahaan berjalan di jalur yang terukur.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top