PT IKPP Tangerang Latih KWT di Tangsel Produksi Eco Enzyme, Be Cleanzy Siap Beli Rp 30 Ribu per Liter

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:23:02 WIB
PT IKPP Tangerang melatih Kelompok Wanita Tani di Tangsel memproduksi eco enzyme dari kulit buah.

TANGSELPT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang Mill menggandeng produsen personal care Be Cleanzy untuk menyerap hasil produksi eco enzyme buatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Tangerang Selatan. Rencananya, cairan hasil fermentasi kulit buah itu akan dibeli dengan harga Rp 30.000 per liter jika lolos evaluasi kualitas.

Pelatihan pembuatan eco enzyme digelar sebagai bagian dari program Komunitas Iklim (Proklim) yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup bersama Dinas Lingkungan Hidup setempat. Head of CSR PT Indah Kiat Tangerang, Lily Yulianingsih, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengajarkan pengelolaan sampah domestik yang baik kepada masyarakat.

“Ya, hari ini kita undang dari kelompok KWT dan juga yang juga bagian dari kelembagaan di Kampung Proklim, karena kita memang start-nya adalah untuk mensukseskan program Komunitas Iklim,” ujar Lily di Tangsel, baru-baru ini.

Kolaborasi dengan Produsen Personal Care

Lily menjelaskan, kerja sama dengan Be Cleanzy menjadi langkah maju karena hasil eco enzyme akan diolah menjadi bahan dasar detergen, sabun muka, hingga hand sanitizer. “Dan juga ini one step ahead, ada salah satu produsen personal care yaitu Be Cleanzy, mereka mengajak CSR Indah Kiat untuk bekerja sama membuat personal care. Tapi hari ini kita ngajarinnya eco enzyme-nya dari kulit buah,” jelasnya.

Produksi eco enzyme dari KWT akan dievaluasi dalam tiga bulan ke depan. Jika cairan yang dihasilkan sesuai standar dan tidak berjamur, Be Cleanzy siap membelinya dengan harga Rp 30.000 per liter.

“Informasinya dari mereka tadi disampaikan per liternya itu adalah Rp 30.000, berarti Rp 30 per mililiter atau Rp 30.000 per liter itu akan dibeli oleh mereka bilamana hasil panen eco enzyme-nya itu sesuai dengan standar mereka,” kata Lily.

Pelatihan Akan Diperluas ke Bank Sampah se-Tangsel

Ke depan, pelatihan serupa bakal menyasar bank sampah di seluruh Kota Tangerang Selatan. Perluasan ini merupakan arahan dari Dinas Lingkungan Hidup setempat. “Arahan dari DLH sih coba undang lebih luas lagi untuk wilayah se-Tangsel. Nanti kita akan coba untuk gulirkan di bank sampah juga,” ungkapnya.

Ketua KWT Kota Tangerang Selatan, Agustin, mengapresiasi pelatihan yang diberikan. Menurutnya, edukasi ini membantu ibu-ibu KWT memahami lebih dalam proses pembuatan eco enzyme, termasuk perbandingan bahan baku yang tepat.

“Pelatihan pembuatan eco enzyme dari CSR PT Indah Kiat sangat luar biasa karena sangat membantu ibu-ibu KWT yang ada di Kota Tangerang Selatan untuk mengetahui lebih dalam lagi, bahkan mungkin ada yang belum tahu mengenai pembuatan eco enzyme seperti apa,” jelas Agustin.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan formula dasar pembuatan eco enzyme dengan perbandingan 1:3:10, yakni satu bagian gula, tiga bagian kulit buah, dan sepuluh bagian air. Agustin berharap ilmu ini bisa ditularkan ke lingkungan masing-masing untuk mengurangi sampah dan pemakaian bahan kimia rumah tangga.

“Terima kasih CSR PT Indah Kiat atas dukungannya untuk ibu-ibu KWT se-Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: hitzserpong.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top