Menteri PU Dody Hanggodo Cek Langsung Gempa NTT di Nagekeo Usai Upacara HUT RI ke-81

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:44:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung dampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, NTT, usai upacara HUT ke-81 RI.

JAKARTA — Begitu Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, usai digelar Senin (17/8/2026), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang memimpin upacara tersebut langsung bertolak ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tujuannya meninjau dampak gempa bumi sekaligus mempercepat pemulihan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Setibanya di Nagekeo, Dody berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, ingin melihat langsung kondisi pascabencana sekaligus menginventarisasi kebutuhan mendesak di lapangan.

"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.

Penanganan, tegasnya, berfokus pada skala prioritas, khususnya infrastruktur vital yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan layanan publik dasar.

Ia meminta pemda menyerahkan data awal titik-titik infrastruktur yang rusak sebagai pijakan bagi Kementerian PU untuk menerjunkan tim mengecek lapangan.

"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.

Fasilitas paling krusial bagi warga, menurut Dody, harus diprioritaskan, dan pemda diminta menyampaikan area-area yang memerlukan penanganan darurat.

"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.

Kementerian PU lewat Direktorat Jenderal Cipta Karya sudah memobilisasi dukungan distribusi air bersih untuk memenuhi suplai harian warga terdampak, sementara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT terus membersihkan titik longsor di ruas Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, serta Aegela-Batas Kota Ende.

Kementerian PU menegaskan pendataan menyeluruh soal kerusakan permukiman dan infrastruktur dasar lainnya di Nagekeo akan terus dilanjutkan hingga tuntas.

Reporter: Redaksi
Back to top