TANGERANG — Ajang SBCC Kids ke-2 resmi digelar di Mall Bale Kota, Kota Tangerang, dengan peserta yang tersebar dalam 130 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Ketua Pelaksana SBCC Kids ke-2, Tommy Sugiyanto, menyebut gelaran tahun ini terasa lebih hidup karena murni menjadi wadah pembinaan atlet cilik yang baru mengawali langkah.
Kejuaraan ini mempertandingkan kategori Solo Kreatif, Tanding, dan sejumlah nomor lain khusus usia dini. Peserta berasal dari jenjang TK, SD, hingga SMP, dengan piala bergilir Wali Kota Tangerang sebagai hadiah utama.
Penyelenggaraan SBCC Kids ke-2 mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Tangerang dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang. IPSI Kota Tangerang berperan sebagai penggerak utama event yang menyasar pembinaan atlet sejak usia sekolah dasar.
Tommy menegaskan harapan besar IPSI Kota Tangerang terhadap para peserta yang berlaga di gelanggang. Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi fondasi penting bagi lahirnya atlet berprestasi di masa depan.
"Harapan besar kami, pesilat cilik yang ikut hari ini kelak bisa berkembang jadi generasi berprestasi. Tidak cuma mengharumkan nama daerah, tapi juga membawa nama Indonesia di ajang internasional," ungkap Tommy yang juga Wakil Ketua IPSI Kota Tangerang.
Ia menilai SBCC Kids punya karakter berbeda dari kejuaraan silat umumnya. Pesertanya anak-anak yang baru belajar meniti prestasi, sehingga suasana pertandingan lebih cair dan meriah.
"SBCC Kids ini memang sangat unik. Pesertanya anak-anak yang baru belajar meniti prestasi untuk masa depan mereka. Anak-anaknya senang, orang tua antusias, jalannya acara juga sangat meriah," kata Tommy.
Kegembiraan terpancar dari wajah para pemenang di sudut area pertandingan. Yasyril Saputra, pesilat asal Pasir Jaya, Jatiuwung, berhasil membawa pulang trofi di kategori Solo Kreatif.
"Senang banget, kaget juga pas dipanggil jadi juara. Beneran enggak nyangka. Acaranya seru dan ramai banget," ucap Yasyril dengan wajah berseri-seri.
Pengalaman berkesan juga dirasakan Pisca Devina, pesilat asal Tangerang yang turun di kategori Tanding. Meski bersuara serak lantaran habis-habisan memberi semangat dan berlaga di gelanggang, Pisca tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah berhasil menyabet medali emas.
Pisca mengaku persiapan panjang jadi kunci keberhasilannya di SBCC Kids ke-2. Ia sempat menaklukkan tiga peserta sebelum akhirnya naik podium tertinggi.
"Senang pastinya. Latihannya kan udah berbulan-bulan. Yang paling seru pas lagi di atas gelanggang, kemarin sempat ngalahin tiga peserta," tutur Pisca.
Pisca juga menyempatkan memberi suntikan semangat untuk teman-teman sebayanya yang belum berhasil membawa pulang medali pada ajang kali ini.
"Acaranya keren. Buat yang belum beruntung atau gugur, tetap semangat, terus berusaha dan jangan putus asa," pungkasnya.
Gelaran tahun ini menempatkan SBCC Kids sebagai salah satu event pembinaan silat usia dini yang konsisten di Kota Tangerang. Dukungan Wali Kota Tangerang dan Dispora disebut menjadi modal penting bagi keberlanjutan kejuaraan.
Dengan 2.029 peserta dari 130 kontingen, SBCC Kids ke-2 tercatat sebagai salah satu kejuaraan silat anak dengan peserta terbanyak di tingkat nasional. IPSI Kota Tangerang berharap gelaran berikutnya bisa menjaring lebih banyak pesilat cilik dari berbagai provinsi.