TANGERANG — Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar menyampaikan bahwa potensi hujan ringan pada Selasa dan Kamis menandai berakhirnya kemarau panjang di wilayah tersebut. Prediksi ini mengacu pada data BMKG yang menunjukkan perubahan kondisi atmosfer di Kota Tangerang dan sekitarnya.
Pada dua hari tersebut, suhu udara diperkirakan berada di kisaran 25–33 derajat Celsius dengan kelembapan 54–93 persen. Sementara Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu diprediksi berawan dengan suhu 25–31 derajat Celsius serta kelembapan 56–95 persen.
Mahdiar mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan kegiatan di luar rumah. "Masyarakat untuk tetap memperhatikan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah karena potensi hujan ringan," ujarnya.
Selain itu, warga diminta memperhatikan lingkungan sekitar dan mengantisipasi potensi genangan saat hujan dengan intensitas meningkat. "Kesiapsiagaan masyarakat bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah," kata Mahdiar.
BPBD Kota Tangerang menyiagakan layanan kegawatdaruratan melalui call center 112 atau nomor BPBD Kota Tangerang 021-5582-144. Kedua saluran telepon tersebut aktif selama 24 jam untuk merespons laporan darurat dari warga.
Layanan ini dapat dimanfaatkan warga jika terjadi genangan, pohon tumbang, atau kejadian darurat lain yang membutuhkan penanganan cepat selama periode perubahan cuaca.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang menekankan agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Asap hasil pembakaran berpotensi mengandung berbagai zat yang berbahaya jika terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.
Salah satu polutan yang perlu diwaspadai adalah particulate matter (PM2.5). Partikel ini berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan memicu gangguan kesehatan.
"Paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni. Ia meminta warga menghindari pembakaran sampah selama musim kemarau berlangsung.
Kombinasi hujan ringan dan cuaca berawan pada pekan ini tidak menghilangkan risiko kesehatan dari polusi udara. Warga diimbau tetap waspada terhadap kualitas udara di lingkungan masing-masing.