Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyatakan olahraga gimnastik semakin diminati warga seiring melimpahnya peserta Gymnastics Tangerang Open 2026 yang digelar di Tangerang Convention Center. Kompetisi Wali Kota Cup tersebut dijadwalkan berlangsung 25 hingga 29 September 2026 dengan peserta yang melampaui target pendaftaran. Pemkot Tangerang berharap cabang senam kembali menyumbang gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi Banten mendatang.
TANGERANG — Ajang Wali Kota Cup Gymnastics Tangerang Open 2026 mencatat 500 pendaftar, melampaui target awal sebanyak 400 peserta. Peserta datang dari berbagai daerah, memperkuat posisi Tangerang sebagai salah satu barometer pembinaan senam di Banten.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menilai lonjakan peserta itu menandakan gimnastik makin diterima masyarakat. Menurutnya, kompetisi berfungsi sebagai ruang ukur kemampuan atlet sekaligus bagian dari proses pembinaan menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
Maryono menyebut cabang senam selama ini menjadi salah satu kontributor utama prestasi Kota Tangerang. Pada kejuaraan sebelumnya, senam masuk sebagai penyumbang besar gelar juara umum yang diraih kota tersebut.
"Dalam waktu dekat, akan ada Pekan Olahraga Provinsi. Kota Tangerang selalu mendapatkan banyak juara dan penghargaan. Salah satu penyumbang besar untuk juara umum tahun lalu adalah dari cabang olahraga senam," kata Maryono dalam keterangannya di Tangerang, Minggu.
Pemerintah Kota Tangerang menyatakan siap mendukung pembinaan lintas cabang olahraga. Dukungan itu diarahkan agar Kota Tangerang mempertahankan posisi juara umum pada Porprov Banten 2026.
"Kami, Pemerintah Kota Tangerang, mengucapkan terima kasih dan siap berjuang bersama-sama dengan cabang olahraga lainnya untuk menghadirkan prestasi, agar Kota Tangerang pada tahun 2026 ini tetap menjadi juara umum," tuturnya.
Gymnastics Tangerang Open 2026 digelar mulai 25 hingga 29 September 2026 di Tangerang Convention Center (TCC). Format Wali Kota Cup ini mempertemukan atlet dari berbagai daerah dalam sejumlah nomor senam.
Maryono mengajak atlet, pelatih, dan pengurus menjaga semangat latihan serta kompetisi. Menurutnya, semakin banyak kesempatan bertanding, semakin luas ruang bagi atlet mengasah kemampuan.
Ia berharap ajang ini tidak sekadar melahirkan pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet muda mengasah mental dan menambah pengalaman.
"Jadikan kompetisi ini sebagai ruang bagi para atlet muda untuk mendapatkan pengalaman, membangun mental bertanding, dan terus berkembang menuju level yang lebih tinggi," katanya.