BANTEN — Tim rowing Indonesia menambah koleksi medali perak keempat di Asian Games 2026 melalui nomor men's quadruple sculls, Kamis (24/9). Ihram, Rendi Setia Maulana, Febrian, dan La Memo finis kedua dengan waktu 5 menit 47,90 detik, tertinggal tipis dari China yang meraih emas.
Perlombaan berlangsung ketat sejak start. Kuartet Indonesia menempel ketat laju China sepanjang lintasan, namun harus puas dengan posisi runner-up. China mencatatkan waktu tercepat 5 menit 46,03 detik, sementara Uzbekistan melengkapi podium dengan medali perunggu.
Selisih 1,87 detik menjadi penentu. Meski gagal menyamai catatan waktu China, hasil ini tetap menjadi pencapaian berharga bagi skuad rowing Indonesia yang tampil konsisten sepanjang kompetisi.
Medali ini menjadi perak kedua yang disumbangkan cabor rowing. Sebelumnya, pasangan Ali Mardiansyah/Rafiq Wijdan Yasir lebih dulu menyumbang perak dari nomor lightweight men's double sculls.
Dua perak dari rowing menunjukkan kedalaman skuad dayung Indonesia di ajang multi-event terbesar Asia ini. Cabang rowing kembali membuktikan diri sebagai lumbung medali andalan Merah Putih.
Hingga Kamis (24/9) siang WIB, Indonesia mengoleksi 18 medali dengan rincian tiga perak dan 15 perunggu. Belum ada emas yang diraih, membuat tim Merah Putih masih berada di luar 20 besar.
Indonesia saat ini bertengger di peringkat ke-22, di bawah Myanmar, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Posisi ini menjadi catatan tersendiri mengingat beberapa negara tetangga telah lebih dulu membuka rekening emas.
Di puncak klasemen, China tak tergoyahkan dengan 71 emas, 25 perak, dan 14 perunggu. Tuan rumah Jepang menyusul di posisi kedua dengan 16 emas, 27 perak, dan 33 perunggu.
Dominasi dua raksasa Asia ini membuat persaingan di papan atas terlihat timpang. Namun bagi Indonesia, peluang menambah medali masih terbuka lebar.
Perolehan medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih bisa bertambah. Beberapa cabor berhasil menembus final hingga Kamis malam.
Dengan sejumlah nomor final yang masih menanti, tim Merah Putih berpeluang memperbaiki posisi di klasemen sekaligus mengakhiri puasa emas. Cabor rowing sendiri masih menyisakan beberapa nomor yang bisa menjadi peluang tambahan.